BOJONEGORO – SD Islam Nabawi Kedungadem menggelar acara Graduation XV dengan tema “Mengukir Kenangan, Menjemput Masa Depan” di lingkungan sekolah yang berlokasi di Dusun Ngaglik, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (20/6/2026).
Acara pelepasan siswa kelas VI tersebut berlangsung khidmat, meriah, dan penuh haru. Hadir dalam kegiatan itu dewan guru, wali murid, pengurus yayasan, serta para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar dan bersiap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ketua Yayasan Nabawi, Dr. H. Suryono, SE., MM., CILC., CCMP., yang mengikuti kegiatan secara virtual menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil menuntaskan pendidikan di SD Islam Nabawi maupun MTs Nabawi.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan umur panjang yang masih diberikan.
“Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT karena hingga hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam acara yang penuh kebahagiaan ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan studinya. Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Suryono menyampaikan pesan motivasi yang dirangkum dalam konsep 5S, yakni Syukur, Sinergi, Sholawat, Sedekah, dan Semangat.
Menurutnya, rasa syukur harus selalu ditanamkan dalam diri karena menjadi kunci bertambahnya nikmat dari Allah SWT. Selain itu, keberhasilan para siswa hingga mencapai kelulusan merupakan hasil sinergi yang baik antara yayasan, sekolah, guru, komite, dan orang tua.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah serta memperbanyak sedekah sebagai wujud kepedulian sosial kepada sesama.
“Selalu semangat, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan jangan mudah menyerah. Masa depan yang gemilang akan diraih oleh mereka yang terus berusaha dan berdoa,” pesannya.
Sementara itu, Kepala SD Islam Nabawi, Muhtarom, S.HI., M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan yang diberikan Allah SWT.
Ia juga mengingatkan para siswa agar senantiasa memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para siswa yang diwisuda, Muhtarom berpesan agar tidak melupakan almamater SD Islam Nabawi dan terus menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka melanjutkan pendidikan.
“Hari ini kalian melaksanakan wisuda. Jangan pernah melupakan lembaga ini. Kalian adalah bagian dari keluarga besar SD Islam Nabawi. Silakan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi jangan berhenti sampai SMP atau SMA saja. Milikilah cita-cita untuk menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi,” ungkapnya.
Menurut Muhtarom, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan seseorang. Karena itu, para siswa harus memiliki tekad kuat untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita setinggi mungkin.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang lulusan. Nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan karakter yang telah ditanamkan selama belajar di SD Islam Nabawi diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Selain itu, Muhtarom mengingatkan para siswa untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua dan menghormati guru yang telah mendidik serta membimbing mereka selama menempuh pendidikan.
“Orang tua telah berjuang dengan penuh pengorbanan untuk menyekolahkan kalian. Karena itu, jadilah anak yang taat, hormati orang tua, dan jangan pernah melupakan jasa para guru yang telah mengajarkan ilmu dan membimbing kalian hingga hari ini,” tuturnya.
Sebagai motivasi, ia juga menyampaikan kisah inspiratif tentang seorang santri yang berhasil meraih kesuksesan berkat ketulusan dalam mengabdi dan menghormati gurunya. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa keberkahan ilmu tidak hanya diperoleh melalui belajar, tetapi juga melalui adab dan penghormatan kepada guru.
Dalam kesempatan itu, Muhtarom turut menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan merupakan hasil kerja sama dari tiga pilar utama pendidikan, yaitu sekolah, orang tua, dan siswa.
“Ada tiga pilar dalam pendidikan, yakni lembaga pendidikan, wali murid, dan siswa. Ketiganya harus berjalan beriringan. Jika salah satu tidak berfungsi dengan baik, maka hasil pendidikan tidak akan maksimal,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan siswa akan lebih mudah tercapai apabila program pendidikan di sekolah mendapat dukungan penuh dari orang tua di rumah dan disertai kesungguhan siswa dalam belajar.
Melalui kolaborasi yang kuat antara ketiga unsur tersebut, SD Islam Nabawi berharap dapat terus melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Acara Graduation XV ditutup dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI, penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, serta sesi foto bersama yang menjadi momen penuh kenangan bagi para siswa, guru, dan orang tua.
Suasana haru dan kebanggaan mewarnai akhir acara, menandai berakhirnya perjalanan para siswa di bangku sekolah dasar sekaligus menjadi langkah awal untuk menjemput masa depan yang lebih cerah.(Hf)






