Daerah  

Sedekah Dusun Karanglo, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi Leluhur

imamjoss22
IMG 20260619 202543 copy 1080x840

PASURUAN – Warga Dusun Karanglo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menggelar tradisi Sedekah Dusun sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi dan rezeki yang diterima selama setahun terakhir, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman rumah Bu Kasun tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Berbagai tumpeng, buah-buahan, serta hasil pertanian warga ditata dengan rapi sebagai simbol ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi sarana mengucapkan terima kasih atas keberkahan hasil bumi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para leluhur yang telah membuka serta menjaga wilayah Dusun Karanglo.

Suasana kekeluargaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan turut ambil bagian, mulai dari para sesepuh yang membimbing proses penyusunan tumpeng hingga anak-anak yang membantu membagikan berkat kepada masyarakat.

Kepala Dusun Sukoreno, Kartini, mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan lancar tanpa hambatan.

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan baik tanpa ada kendala segala sesuatu apapun,” ujarnya.

Menurut Kartini, Sedekah Dusun merupakan bentuk sederhana namun penuh makna sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.

“Sebagai wujud terima kasih kepada Allah, kami mengadakan kegiatan ini dengan penuh rasa syukur kepada-Nya,” katanya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.

“Kami juga bersyukur kepada Allah atas segala limpahan nikmat dan rezeki-Nya kepada seluruh masyarakat dusun ini. Tak lupa kami mendoakan para leluhur yang telah mendahului kami,” tuturnya.

Melalui tradisi Sedekah Dusun, masyarakat Karanglo berharap nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, serta rasa syukur tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Warga meyakini, selama kebersamaan dan doa terus dirawat, keberkahan serta kerukunan akan senantiasa mengalir dalam kehidupan masyarakat.(Bud)