BOJONEGORO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait lambannya pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kecamatan Baureno. Melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan langsung ke lokasi layanan, Disdukcapil memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan segera dilakukan pembenahan.
Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro, Agus Purwanto, mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, evaluasi langsung dilakukan guna mengetahui kendala pelayanan sekaligus mencari solusi agar pelayanan administrasi kependudukan kembali maksimal.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ke depan akan dilakukan penambahan personel operator agar pelayanan administrasi kependudukan berjalan lebih lancar tanpa hambatan,” ujar Agus Purwanto, Kamis (7/5/2026).
Selain melakukan evaluasi internal dan penguatan sumber daya pelayanan, Disdukcapil Bojonegoro juga terus mendorong optimalisasi penggunaan aplikasi Panah Srikandi sebagai inovasi layanan administrasi kependudukan berbasis desa.
Aplikasi tersebut dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas. Melalui sistem pelayanan terintegrasi di balai desa, warga dapat mengakses layanan secara lebih mudah, cepat, dan efisien.
Agus menjelaskan, konsep layanan Panah Srikandi mengedepankan prinsip cheaper (lebih murah), faster (lebih cepat), better (lebih baik), easier (lebih mudah), dan near (lebih dekat). Dengan sistem tersebut, masyarakat cukup mengurus dokumen di desa masing-masing sehingga lebih hemat waktu maupun biaya transportasi.
“Layanan ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan dokumen kependudukan. Selain gratis tanpa dipungut biaya, sistem ini juga menjadi upaya untuk memutus praktik jasa titip maupun percaloan dalam pengurusan administrasi kependudukan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar mengurus dokumen kependudukan secara mandiri demi menjaga keamanan data pribadi serta menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Saat ini seluruh pemerintah desa di Kecamatan Baureno diketahui telah bekerja sama dengan Disdukcapil Bojonegoro dalam penerapan inovasi Panah Srikandi sebagai sistem pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa yang terintegrasi. Program tersebut diharapkan mampu mendekatkan pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.(Hf)






