Daerah  

PJI Resmi Hadir di Kolaka Timur, Perkuat Marwah Pers dan Profesionalisme Jurnalis

imamjoss22
GAMBARPERESMANKOLTIM2 copy 594x312

KOLAKA TIMUR – Semangat penguatan pers yang profesional dan bermartabat kembali bergema di Bumi Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) resmi mengukuhkan Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJI Kabupaten Kolaka Timur untuk masa bakti 20 Mei hingga 20 Oktober 2026.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Rapat Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Rabu (20/5/2026), dan dihadiri jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PJI Sulawesi Tenggara yang mendapat mandat dari Ketua Umum PJI membacakan sambutan resmi sekaligus pengesahan kepengurusan Perwakilan DPP PJI Kolaka Timur.

“Bismillahirrahmanirrahim, kepengurusan Perwakilan DPP Persatuan Jurnalis Indonesia di Kabupaten Kolaka Timur periode 20 Mei 2026 sampai 20 Oktober 2026 saya nyatakan sah, dengan kewajiban memenuhi dan menjalankan seluruh ketentuan yang tercantum dalam surat keputusan,” demikian kutipan pengesahan yang dibacakan dalam acara tersebut.

Dengan pengesahan itu, Jusran yang juga Pemimpin Redaksi Tagsultra.com resmi dipercaya memimpin PJI Kolaka Timur. Ia didampingi Karnito sebagai Wakil Ketua, Iswan Hasbul sebagai Sekretaris, dan Jumran Djumadi sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus lainnya.

Ketua Umum PJI juga memastikan akan hadir langsung di Kolaka Timur pada Oktober 2026 mendatang untuk mengukuhkan kepengurusan definitif menjadi DPC PJI Kolaka Timur periode 2026–2029.

Acara tersebut turut dihadiri Plt Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, Ketua DPRD Kolaka Timur Hj. Jumhani, S.Pd., M.Pd., Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Komisi II DPRD Suprianto, ST., MT., Ketua KPU Kolaka Timur, pimpinan dan anggota Bawaslu, para kepala OPD, camat, kepala desa se-Kolaka Timur, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi.

Kehadiran para pejabat daerah itu dinilai menjadi bukti kuat bahwa pers dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, sekaligus pilar demokrasi yang memiliki fungsi kontrol sosial dan edukasi publik.

Dalam sambutannya, H. Yosep Sahaka berharap kepengurusan PJI Kolaka Timur mampu membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah serta menjalankan organisasi secara profesional dan berintegritas.

Menurutnya, keberadaan PJI diharapkan menjadi wadah lahirnya jurnalis-jurnalis berkualitas yang mampu menjalankan fungsi pers sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PJI Kolaka Timur Jusran menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Kolaka Timur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pihak yang telah mendukung penuh pelaksanaan pengukuhan PJI di daerah tersebut.

Meski tidak hadir secara langsung, Ketua Umum PJI Hartanto Boechori tetap memberikan pesan kuat terkait pentingnya profesionalisme dan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

“Kompetensi adalah investasi terbaik seorang jurnalis. Tameng profesionalisme kita di lapangan. Saya mendorong agar seluruh anggota PJI Kolaka Timur terus meningkatkan kemampuan jurnalistik dan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan,” pesan Hartanto Boechori.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur mendukung pelaksanaan UKW PJI ke-11 yang direncanakan digelar bersamaan dengan pengukuhan definitif DPC PJI Kolaka Timur pada Oktober 2026.

Selain itu, Hartanto Boechori mengingatkan pentingnya penyelesaian sengketa pers melalui mekanisme yang diatur Undang-Undang Pers, yakni melalui hak jawab, hak koreksi, dan mediasi Dewan Pers.

Menurutnya, kemerdekaan pers harus tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab jurnalistik.

“Di era banjir informasi saat ini, setiap klaim bisa beredar tanpa verifikasi dan setiap opini bisa berpakaian fakta. Di sinilah jurnalis yang kompeten menjadi benteng terakhir kebenaran,” tegasnya.

Dalam sambutan pengesahan juga disampaikan sejarah panjang PJI yang lahir di Surabaya pada era Reformasi 1998. Organisasi tersebut disebut turut berperan dalam perjalanan penting pers nasional, termasuk mengawal lahirnya Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, penyusunan Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI), hingga terbentuknya Dewan Pers independen.

Kini, dengan sekitar 1.500 anggota wartawan dari berbagai media di Indonesia dan luar negeri, PJI terus memperkuat perannya melalui pelaksanaan UKW, pendidikan jurnalistik, penguatan organisasi, dan kerja sama kelembagaan.

Kehadiran resmi PJI di Kolaka Timur pun diharapkan menjadi energi baru bagi perkembangan dunia pers lokal yang profesional, independen, dan berintegritas.(Pji)