BM PAN Bojonegoro Gelar Musyda VI, Perkuat Peran Pemuda Jaga Kedaulatan Pangan

imamjoss22
IMG 20260517 WA0097 copy 570x427

BOJONEGORO – Barisan Muda (BM) Penegak Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) VI dengan mengusung tema “Memperkuat Kontribusi Generasi Muda Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan” di Kantor Sekretariat DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro, Minggu (17/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur Abdullah A.H., Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri, S.H., M.H., Ketua BM PAN Bojonegoro Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.A.P., para ketua BM PAN se-Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Musyawarah Daerah VI BM PAN Bojonegoro berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Selain menjadi agenda organisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar kader muda PAN di wilayah Bojonegoro dan Tuban.

Dalam sambutannya, Ketua BM PAN Bojonegoro Moch. Choirul Anam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh kader serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengakui bahwa pelaksanaan Musyda dilakukan secara sederhana dengan segala keterbatasan yang ada. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi semangat kader muda PAN untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader BM PAN Bojonegoro dan Tuban yang telah hadir. Meski suasana ruangan cukup panas dan sederhana, semangat kita harus tetap menyala. PAN iku wani perih, kader PAN harus siap menghadapi tantangan dan kesulitan,” ujar Choirul Anam.

Menurutnya, semangat perjuangan kader muda harus terus digelorakan demi mewujudkan cita-cita PAN menjadi partai besar di tingkat nasional. Ia optimistis apabila seluruh kader bergerak bersama dan dekat dengan masyarakat, maka target PAN masuk tiga besar nasional dapat tercapai.

“Kalau semua kader bergerak bersama, tentu akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Semangat di BM PAN harus terus kita kobarkan agar cita-cita besar partai dapat terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Abdullah A.H. dalam sambutannya menjelaskan filosofi berdirinya Barisan Muda Penegak Amanat Nasional. Ia menyebut BM PAN lahir dengan semangat persatuan, loyalitas, dan kekompakan dalam organisasi.

Menurutnya, nilai perjuangan BM PAN sejalan dengan kandungan Al-Qur’an Surat As-Saff ayat 4 yang menekankan pentingnya barisan yang kokoh dan teratur dalam perjuangan.

“BM PAN bukan kelompok yang berjalan tanpa arah. Filosofinya adalah barisan yang kokoh, teratur, dan solid dalam menjalankan perjuangan organisasi,” jelas Abdullah.

Ia juga mengingatkan sejarah lahirnya PAN dan BM PAN yang sama-sama berdiri pada 23 Agustus 1998. PAN dideklarasikan pada pagi hari di Istora Senayan, sedangkan BM PAN lahir pada siang harinya.

“Hal itu menunjukkan bahwa sejak awal berdirinya partai reformasi ini sudah membutuhkan organisasi kepemudaan yang setia dan kuat dalam mengawal perjuangan partai,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri, S.H., M.H. secara resmi membuka Musyawarah Daerah VI BM PAN Bojonegoro. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.

“Alhamdulillah sore hari ini kita bisa bersilaturahmi dalam suasana santai dan sederhana dalam rangka Musda ke-VI DPD BM PAN Kabupaten Bojonegoro. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” tutur Lasuri.

Melalui Musyawarah Daerah VI ini, BM PAN Bojonegoro diharapkan semakin solid dalam membangun peran generasi muda, khususnya dalam mendukung kedaulatan pangan serta memperkuat perjuangan organisasi di tengah masyarakat.(Hf)