Daerah  

PLN dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Keandalan Listrik Lewat Marathon MAX 2026

imamjoss22
IMG 20260520 WA0379 copy 918x536

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama PLN UP3 Bojonegoro terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Marathon MAX 2026 yang digelar di kawasan Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan melalui pemeliharaan jaringan tegangan menengah secara masif dengan sistem borderless, yakni kolaborasi lintas unit PLN dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, mengatakan bahwa pemeliharaan difokuskan pada penyulang Mojoranu yang menjadi salah satu jalur vital distribusi listrik di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, penyulang tersebut memiliki peran penting karena melayani lebih dari 23 ribu pelanggan yang tersebar di 23 desa dengan beban rata-rata mencapai 4,1 megawatt.

“Penyulang Mojoranu melayani lebih dari 23 ribu pelanggan yang tersebar di 23 desa dengan beban rata-rata mencapai 4,1 megawatt. Karena itu, pemeliharaan ini penting agar distribusi listrik tetap aman dan optimal,” ujar Danang.

Adapun wilayah yang menjadi fokus pemeliharaan meliputi Kecamatan Dander, Bubulan, Temayang, sebagian Kapas, hingga Sukosewu.

Dalam pelaksanaannya, PLN menerjunkan sebanyak 139 personel gabungan yang berasal dari berbagai unit di Jawa Timur. Personel tersebut berasal dari Surabaya Selatan, Surabaya Utara, Surabaya Barat, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Madiun, Kediri, serta dukungan dari UP2D Jawa Timur.

Pemeliharaan jaringan difokuskan pada perapian vegetasi dan pohon di sekitar jalur listrik yang berpotensi menimbulkan gangguan, terutama saat cuaca ekstrem. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar pasokan listrik tetap stabil dan risiko gangguan jaringan dapat ditekan.

Selain memastikan keandalan jaringan, PLN juga menekankan pentingnya penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses pekerjaan berlangsung.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga kualitas pelayanan publik di sektor kelistrikan.

Menurutnya, keberadaan listrik saat ini telah menjadi kebutuhan vital masyarakat yang berpengaruh besar terhadap aktivitas sehari-hari maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

“Apel bersama ini menunjukkan sinergi yang sangat baik antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kami berharap proses pemeliharaan berjalan maksimal dengan tetap memperhatikan keselamatan serta menjaga estetika lingkungan,” ungkap Nurul Azizah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kelestarian lingkungan. Karena itu, proses perapian vegetasi di sekitar jaringan listrik diharapkan tetap mengikuti prosedur operasional yang memperhatikan keindahan ruang terbuka hijau.

Pemkab Bojonegoro turut mengapresiasi keterlibatan personel lintas daerah dalam kegiatan Marathon MAX 2026 sebagai bentuk gotong royong dan kolaborasi demi menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Bojonegoro.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap kualitas layanan listrik kepada masyarakat semakin meningkat, potensi gangguan jaringan dapat diminimalkan, serta masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang aman, stabil, dan berkelanjutan.(Hf)