BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Bojonegoro.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para ketua kelompok tani penerima bantuan, pendamping pertanian, serta kepala desa terkait.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah menegaskan bahwa pada tahun 2026 Pemkab Bojonegoro memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan mampu dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Pertanian menjadi salah satu fokus utama pembangunan Kabupaten Bojonegoro tahun 2026. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan hasil pertanian,” ujarnya.
Pada tahap awal, bantuan yang disalurkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni enam unit traktor roda dua, satu unit traktor roda empat, dan satu unit transplanter padi. Bantuan tersebut menjadi awal dari penyaluran alsintan berikutnya yang akan diberikan kepada Poktan dan Gapoktan di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Wabup Nurul juga mengingatkan bahwa kondisi anggaran pada tahun 2026 mengalami berbagai penyesuaian. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga keberlanjutan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya petani.
Menurutnya, pembangunan daerah juga memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, terutama dalam pemerataan pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, bantuan yang diperoleh dari pemerintah pusat melalui APBN dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.
“Di tengah kondisi efisiensi, kami tetap berkomitmen memaksimalkan peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Bojonegoro. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, kami telah memerintahkan agar seluruh program yang bersentuhan langsung dengan petani dan sektor pertanian tetap direalisasikan 100 persen,” tegasnya.
Adapun kelompok tani dan gapoktan penerima bantuan alsintan tersebut meliputi Gapoktan Bina Karya 01 dan Bina Karya II Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu; Poktan Tani Makmur Diporono Desa Kelampok, Kecamatan Kapas; Poktan Sumber Mulyo Desa Bubulan; Poktan Tani Mulyo Dua Kecamatan Margomulyo; Poktan Tani Subur Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru; Poktan Subur Makmur Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno; serta Poktan Sejahtera Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.
Melalui bantuan alsintan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap proses pengolahan lahan dan budidaya tanaman dapat dilakukan lebih efektif dan efisien, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.(Prokopim)






