Daerah  

PJI Bojonegoro Pasang Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu, Hadirkan Harapan dan Kehidupan yang Lebih Layak

imamjoss22
IMG 20260601 WA0048 copy 1072x603

BOJONEGORO – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan oleh Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro melalui berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui program pemasangan instalasi listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Pada Senin (1/6/2026), PJI Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan pemasangan listrik gratis kepada dua warga yang dinilai membutuhkan, yakni Istikomah, warga RT 02 RW 04 Dusun Medalem Barat, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, serta Suwono, warga RT 05 RW 02 Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Program kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari komitmen PJI Bojonegoro dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses energi listrik yang layak dan aman.

Bagi Istikomah, bantuan tersebut menjadi momen yang sangat berarti. Selama ini keluarganya belum menikmati fasilitas listrik mandiri secara optimal. Kini, rumah yang sebelumnya minim penerangan telah terang benderang setelah instalasi listrik selesai dipasang dan resmi berfungsi.

Rasa haru dan syukur tampak jelas dari wajah Istikomah saat listrik di rumahnya mulai menyala. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarganya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PJI Bojonegoro. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Sekarang rumah sudah terang dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari,” ungkapnya penuh haru.

Hal serupa juga dirasakan Suwono, warga Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem. Sebelum mendapatkan bantuan tersebut, ia harus bergantung pada sambungan listrik dari rumah tetangga dengan kapasitas daya yang terbatas.

Menurutnya, kehadiran listrik mandiri memberikan rasa aman dan kenyamanan yang lebih baik bagi keluarganya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Maturnuwun sanget kepada PJI Bojonegoro. Dengan adanya listrik mandiri gratis ini kami tidak lagi khawatir kekurangan daya. Aktivitas malam hari menjadi lebih mudah, nyaman, dan aman,” tuturnya.

Program sosial yang diinisiasi para jurnalis ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RW, A. Fuad Hasan, menilai bantuan tersebut merupakan solusi nyata yang sangat membantu warga kurang mampu.

Ia menjelaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak sedikit warga yang masih terkendala biaya pemasangan baru karena membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan PJI Bojonegoro. Bantuan ini sangat membantu warga yang membutuhkan penerangan. Biaya pemasangan listrik memang cukup besar bagi sebagian masyarakat, sehingga program seperti ini sangat meringankan beban mereka,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PJI Bojonegoro menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial dan kemanusiaan yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjalankan fungsi jurnalistik sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial, PJI juga ingin hadir secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pihaknya berharap bantuan pemasangan listrik gratis tersebut dapat meningkatkan produktivitas, kenyamanan, serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Dengan akses listrik yang memadai, anak-anak dapat belajar lebih baik, aktivitas ekonomi keluarga dapat berjalan lebih optimal, dan kualitas hidup masyarakat secara umum dapat meningkat.

Melalui aksi nyata tersebut, PJI Bojonegoro menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya berperan dalam menyampaikan berita kepada publik, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Program pemasangan listrik gratis ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan.(Hf)