Remaja 15 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo, Jenazah Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian

imamjoss22
Img 20250914 wa0090 copy 1149x697

BOJONEGORO – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Desa Jumok, Kecamatan Ngraho. Agiar Fatir Ibrahim (15), seorang remaja asal desa setempat, ditemukan meninggal dunia setelah hilang terseret arus deras Sungai Bengawan Solo. Jasad korban berhasil ditemukan pada Minggu (14/9/2025) sore, setelah dua hari pencarian intensif oleh tim gabungan.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Agiar bersama seorang temannya bermain ke Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, dan memutuskan untuk berenang di aliran Bengawan Solo. Diduga karena terlalu jauh masuk ke tengah sungai, korban terseret arus deras dan hilang. Sang teman berhasil selamat.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksono, menjelaskan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan warga. “Begitu ada informasi, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung melakukan assessment dan pencarian di lokasi kejadian,” terangnya.

Pencarian melibatkan Basarnas, SAR MTA, SAR Srikatan, Cepu Adventure, TNI, Polsek Margomulyo, Polsek Ngraho, hingga pemerintah desa setempat. Tim menyisir aliran Bengawan Solo hingga beberapa kilometer dari titik awal korban tenggelam.

“Selama dua hari penuh, pencarian dilakukan siang dan malam. Alhamdulillah, korban akhirnya ditemukan pada Minggu (14/9/2025) pukul 15.00 WIB, sekitar empat kilometer dari lokasi awal kejadian,” ungkap Heru.

Jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Jumok RT 11 RW 04, Kecamatan Ngraho. Suasana haru pecah saat keluarga dan warga menyambut kepulangan almarhum untuk dimakamkan.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan edukasi keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama di Bengawan Solo yang dikenal memiliki arus deras dan berbahaya.(Red)