BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dua Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Tahun 2026, yakni Kepala Desa Bungur, Kecamatan Kanor, dan Kepala Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Rabu (10/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi awal tugas dan tanggung jawab baru bagi kepala desa terpilih dalam memimpin pemerintahan desa serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah. Saya meminta kepada kepala desa yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsinya, serta membangun kembali komunikasi yang baik setelah proses demokrasi yang telah berlangsung,” ujar Setyo Wahono.
Bupati juga mengingatkan bahwa setelah pelaksanaan pemilihan kepala desa, seluruh elemen masyarakat harus kembali bersatu demi kemajuan desa. Perbedaan pilihan selama proses demokrasi hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan kelompok maupun pilihan politik. Dengan demikian, stabilitas sosial dan semangat kebersamaan dapat terus terjaga.
“Kepala desa harus menjadi pemersatu masyarakat. Setelah pemilihan selesai, saatnya seluruh warga kembali bergandengan tangan untuk membangun desa yang lebih baik,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Setyo Wahono mengajak perangkat desa, tokoh masyarakat, lembaga desa, serta seluruh warga untuk memperkuat budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan di Desa Bungur dan Desa Lebaksari.
“Saya meminta semua pihak untuk membantu dan sengkuyung bareng-bareng membangun Desa Bungur dan Desa Lebaksari agar semakin maju dan berkembang,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah. Menurutnya, arah pembangunan desa harus selaras dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Bojonegoro sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Keselarasan program tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Pelantikan Kepala Desa PAW ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan Desa Bungur dan Desa Lebaksari mampu terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.(Prokopim)






