Daerah  

Bunda Cantika Wahono Dorong Peran Aktif Kader PKK Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Emas Bojonegoro

imamjoss22
IMG 20260610 WA0000

BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mewujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkualitas terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Bunda Cantika Wahono, ke Desa Sudah, Kecamatan Malo, Selasa (9/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Balai Desa Sudah itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran kader PKK sebagai ujung tombak pembangunan keluarga di tingkat desa. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pokja TP PKK Kabupaten Bojonegoro, pengurus TP PKK Kecamatan Malo, kader PKK desa, serta sejumlah unsur masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bunda Cantika Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini aktif mendampingi masyarakat dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial maupun kesehatan keluarga.

Menurutnya, keberadaan kader PKK memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi penghubung antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Terima kasih kepada seluruh kader PKK Kecamatan Malo dan desa-desa di wilayah ini. Ibu-ibu semua adalah garda terdepan yang setiap hari hadir di tengah masyarakat untuk menggerakkan perubahan yang positif,” ujar Bunda Cantika.

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting masih menjadi salah satu prioritas utama yang harus terus diperkuat. Selain itu, peningkatan kualitas gizi anak, kesehatan ibu hamil, serta pencegahan pernikahan usia dini juga memerlukan perhatian bersama.

Karena itu, kader PKK diharapkan semakin aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Selain fokus pada kesehatan keluarga, Bunda Cantika juga mengajak seluruh kader mendukung terwujudnya kawasan bebas rokok, memperluas pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, serta menyukseskan Program Gayatri yang menjadi salah satu program unggulan pemberdayaan keluarga di Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Program Gayatri, para kader PKK akan mendapatkan bantuan bibit ayam antara lima hingga sepuluh ekor. Program tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan kemandirian keluarga sekaligus menyediakan sumber protein hewani yang mudah diakses guna mendukung perbaikan gizi masyarakat.

“Program ini bukan hanya untuk meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi sumber gizi tambahan yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh keluarga kader maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat, dalam kesempatan tersebut Bunda Cantika juga menyerahkan bantuan makanan tambahan dan vitamin secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat.

Usai kegiatan di balai desa, Bunda Cantika bersama rombongan melanjutkan kunjungan dengan meninjau Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Sudah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi warga penerima manfaat Program Gayatri untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program tersebut di lapangan.

Tak hanya menyoroti sektor kesehatan dan sosial, kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk melihat potensi ekonomi lokal yang berkembang di Kecamatan Malo. Bunda Cantika meninjau sentra kerajinan gerabah khas Desa Sudah yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat setempat.

Selain itu, ia juga melihat langsung budidaya melon modern yang dikelola para petani sebagai contoh pengembangan sektor pertanian berbasis inovasi dan teknologi.

Peninjauan berbagai potensi lokal tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki desa, diharapkan masyarakat dapat semakin mandiri dan memiliki sumber pendapatan yang lebih baik.

Melalui kunjungan kerja ini, TP PKK Kabupaten Bojonegoro berharap semangat gotong royong, kolaborasi, dan partisipasi masyarakat semakin kuat dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi lahirnya generasi emas Bojonegoro di masa depan. (Prokopim)