Fauzan Fuadi Kembali Pimpin PKB Bojonegoro Periode 2026–2031, Siap Perkuat Soliditas Partai

imamjoss22
IMG 20260621 131629 copy 1080x744

BOJONEGORO – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali memberikan mandat kepada Fauzan Fuadi untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2031. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kuat atas kapasitas dan kepemimpinan Fauzan dalam menjaga soliditas organisasi serta memperkuat posisi PKB di Kabupaten Bojonegoro.

Penetapan ketua definitif DPC PKB kabupaten/kota di seluruh Indonesia dilakukan DPP PKB pada awal Juni 2026. Dalam keputusan tersebut, Fauzan Fuadi kembali dipercaya menakhodai partai berlambang bola dunia di Bojonegoro untuk lima tahun ke depan.

Sebagai tindak lanjut, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur mengundang jajaran pengurus inti DPC PKB se-Jawa Timur dalam rapat koordinasi yang digelar di Trass Studio Surabaya, Sabtu (20/6/2026). Agenda tersebut sekaligus menjadi forum pengumuman susunan pengurus inti DPC PKB di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan keputusan DPP PKB, susunan pengurus inti DPC PKB Bojonegoro periode 2026–2031 terdiri dari Fauzan Fuadi sebagai Ketua, Abdullah Umar sebagai Sekretaris, dan Diah Masruroh sebagai Bendahara.

Kembalinya Fauzan Fuadi memimpin DPC PKB Bojonegoro diharapkan mampu menghadirkan energi baru bagi kader maupun simpatisan partai. Selama kepemimpinannya, PKB Bojonegoro dinilai mampu menjaga konsolidasi internal serta memperkuat basis dukungan masyarakat di berbagai wilayah.

Fauzan Fuadi menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus siap bekerja lebih maksimal untuk membuktikan peran strategis PKB dalam mendorong kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

“Siap ngegas untuk memberikan pembuktian, khususnya di Bojonegoro, bahwa keberadaan PKB mempunyai peran strategis dalam mendorong kemakmuran dan kesejahteraan warga,” tegas Fauzan.

Menurutnya, PKB akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kader-kader yang berada di legislatif maupun berbagai sektor lainnya. Ia juga menegaskan komitmen partainya untuk menjalin kolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Melalui kader-kader partai, baik yang duduk di legislatif maupun di berbagai sektor lainnya, PKB siap berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Bojonegoro Abdullah Umar menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun mendatang. Menurutnya, sinergi antara pengurus, kader, dan simpatisan akan menjadi modal penting untuk memperkuat kekuatan politik PKB di Bojonegoro.

“Kami yakin kepengurusan yang baru ini dapat membuat PKB Bojonegoro semakin solid serta meningkatkan perolehan kursi DPRD Bojonegoro pada pemilu mendatang,” kata Abdullah Umar.

Dengan pengalaman politik dan organisasi yang dimiliki para pengurus inti, DPC PKB Bojonegoro diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan strategis ke depan. Penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta persiapan menghadapi agenda politik nasional menjadi fokus utama kepengurusan periode 2026–2031.

DPP PKB juga telah menjadwalkan pelantikan kepengurusan baru DPC PKB se-Indonesia yang akan digelar secara serentak di Jakarta pada 22 Juli 2026. Momentum tersebut menjadi titik awal bagi Fauzan Fuadi dan jajaran pengurus baru untuk menjalankan amanah serta memperkuat peran PKB sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Bojonegoro.(imm)