Daerah  

Wabup Nurul Azizah Ajak Pelajar Bojonegoro Jauhi Narkoba Demi Masa Depan

imamjoss22
IMG 20260522 WA0208 copy 1217x700

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di SMKN 1 Bojonegoro, Kamis (21/5/2026).

Tak hanya fokus pada edukasi bahaya narkoba, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan perekaman e-KTP bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki kartu identitas.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Heri Widodo, Ketua Harian Satgas P4GN Kabupaten Bojonegoro Budi Irawanto, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro, serta jajaran guru dan siswa SMKN 1 Bojonegoro.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar SMA dan SMK mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Menurutnya, pembinaan generasi muda menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Generasi muda adalah harapan bangsa.

Karena itu, penting membangun kesadaran sejak dini agar pelajar memiliki pemahaman kuat tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat mental dan karakter mereka,” ujar Ninik Susmiati.

Selain sosialisasi anti narkoba, Pemkab Bojonegoro juga menghadirkan layanan perekaman e-KTP langsung di sekolah.

Program jemput bola tersebut ditujukan bagi siswa yang telah berusia 17 tahun agar lebih mudah mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengingatkan para pelajar agar terus fokus mengejar cita-cita dan tidak terpengaruh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan, termasuk narkoba.

“Sukses tidak datang secara instan, tetapi melalui proses. Kuncinya belajar, berdoa, berusaha, dan meminta restu orang tua. Jangan sampai masa depan rusak karena pengaruh narkoba,” pesan Nurul Azizah di hadapan para siswa.

Ia juga menegaskan bahwa generasi muda Bojonegoro harus dipersiapkan menjadi generasi sehat, kuat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas P4GN Kabupaten Bojonegoro Budi Irawanto turut memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pentingnya pemahaman penggunaan zat tertentu hanya untuk kepentingan medis dengan pengawasan tenaga kesehatan serta resep dokter.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat.

Di sisi lain, pelayanan administrasi kependudukan juga diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, khususnya para pelajar yang telah memasuki usia wajib KTP. (Prokopim)