Kota Bojonegoro Tambah Dua Emas Kickboxing, Kokoh di Puncak Klasemen Porkab II 2026

imamjoss22
IMG 20260710 WA0298

BOJONEGORO – Kontingen Kecamatan Kota Bojonegoro kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026. Tambahan dua medali emas dari cabang olahraga kickboxing semakin mengukuhkan posisi Kecamatan Kota di puncak klasemen sementara.

Dua medali emas tersebut diraih pada partai final kickboxing yang berlangsung di Bojonegoro Sport Center, Kamis (9/7/2026). Emas pertama dipersembahkan Dava Danil Alam yang keluar sebagai juara nomor Full Contact kelas -71 kilogram. Sementara emas kedua disumbangkan M. Fahri Ramadani yang menjadi juara nomor Low Kick kelas -51 kilogram.

Selain Kecamatan Kota, medali emas juga berhasil diraih kontingen Kecamatan Kedungadem melalui M. Syaifuddin pada nomor Full Contact kelas -51 kilogram, serta Kecamatan Trucuk melalui Marvin Arfianto yang menjadi juara nomor Full Contact kelas -63,5 kilogram.

Cabang olahraga kickboxing pada Porkab II Bojonegoro tahun ini diikuti 64 atlet dari 15 kecamatan. Sebanyak enam nomor pertandingan dipertandingkan dalam ajang tersebut.

Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Sahari, yang hadir langsung menyerahkan medali kepada para juara, mengapresiasi kualitas pertandingan sekaligus potensi besar yang dimiliki para atlet kickboxing Bojonegoro.

“Potensinya luar biasa. Saya melihat langsung kemampuan para atlet kickboxing. Jika dibina secara serius dan berkelanjutan, mereka memiliki peluang besar untuk menyumbangkan prestasi pada ajang Porprov Jawa Timur tahun depan,” ujarnya.

Tambahan dua medali emas tersebut membuat Kecamatan Kota Bojonegoro semakin kokoh di posisi teratas klasemen sementara Porkab II 2026. Hingga Kamis sore, Kecamatan Kota mengoleksi 29 medali emas, 21 perak, dan 20 perunggu dengan total 178 poin.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Dander dengan raihan 16 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu atau mengumpulkan 94 poin.

Sementara itu, persaingan memperebutkan posisi tiga besar berlangsung ketat antara Kecamatan Kapas dan Kecamatan Trucuk. Kecamatan Kapas berada di peringkat ketiga dengan koleksi 9 emas, 9 perak, dan 8 perunggu atau total 62 poin. Adapun Kecamatan Trucuk menempati posisi keempat dengan raihan 10 emas, 6 perak, dan 4 perunggu atau mengumpulkan 56 poin.

Meski Trucuk unggul dalam jumlah medali emas, sistem penilaian berdasarkan akumulasi poin membuat Kecamatan Kapas masih bertahan di posisi ketiga.

Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, mengatakan persaingan klasemen masih sangat terbuka karena sejumlah cabang olahraga masih akan mempertandingkan nomor final pada hari terakhir Porkab II.

“Tiga cabang olahraga yang masih memperebutkan medali adalah MMA (Mixed Martial Arts), atletik yang memasuki babak final, serta futsal yang akan memainkan laga puncak,” jelasnya.

Tonny menambahkan, klasemen sementara tersebut juga belum memasukkan hasil pertandingan final bola tangan maupun perolehan medali kickboxing yang baru berakhir sekitar pukul 21.00 WIB pada Kamis malam.

Dengan masih tersisanya sejumlah nomor pertandingan, persaingan antarkecamatan dipastikan semakin sengit hingga penutupan Porkab II Bojonegoro 2026. Seluruh kontingen masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus menambah koleksi medali pada hari terakhir kompetisi. (Hf)