WARTAMALOWOPATI.COM — Kabar duka menyelimuti warga Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Salah satu ulama kharismatik dan tokoh agama yang dikenal luas, KH Syafarun, wafat pada Rabu pagi, 17 Desember 2025.
Almarhum KH Syafarun merupakan kiai kondang asal Dusun Jintel, Desa Megale, Kecamatan Kedungadem. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai sosok ulama yang sederhana, humoris, dan sangat ramah terhadap siapa pun. Kehadirannya selalu membawa suasana sejuk dan penuh keakraban di tengah masyarakat.
Selain aktif dalam kegiatan keagamaan dan dakwah, almarhum juga mengemban amanah sebagai Wakil Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kedungadem. Peran beliau di lingkungan NU sangat besar, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keaswajaan, mempererat ukhuwah, serta membina umat dengan pendekatan yang santun dan penuh kebijaksanaan.
Kepergian KH Syafarun menjadi kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar beliau, tetapi juga bagi warga Kedungadem dan sekitarnya. Banyak jamaah, santri, serta tokoh masyarakat yang mengenang almarhum sebagai kiai yang mudah tersenyum, dekat dengan masyarakat kecil, dan selalu menyampaikan nasihat agama dengan bahasa yang ringan namun mengena.
Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan. Masyarakat mendoakan agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.(HF)






