Daerah  

Pengurus ICMI Orda Bojonegoro Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik

imamjoss22
IMG 20260717 WA0645

BOJONEGORO – Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bojonegoro masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Gedung Angling Dharma Lantai 2, Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (17/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan cendekiawan dalam mendukung pembangunan yang berbasis data, riset, dan kajian ilmiah.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris Majelis Wilayah ICMI Jawa Timur, Pitono Nugroho. Selanjutnya, Dr. Arief Januwarso resmi dilantik sebagai Ketua ICMI Orda Bojonegoro bersama jajaran pengurus yang akan mengemban amanah hingga tahun 2031.

Dalam sambutannya, Dr. Arief Januwarso menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Berbagai program telah kami siapkan, di antaranya ICMI Mengajar, podcast, hingga penyusunan policy brief sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro melalui penguatan kajian ilmiah, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Wilayah ICMI Jawa Timur, Pitono Nugroho, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan awal perjuangan intelektual yang harus diwujudkan melalui karya dan pengabdian kepada masyarakat.

“Selamat kepada seluruh pengurus. Hari ini kita memulai jihad intelektual bersama. Ini adalah pertanda baik, sebuah isyarat agar ICMI benar-benar hadir membersamai masyarakat, mengawal kebijakan, menghadirkan gerakan yang menginspirasi, dan tidak sekadar menjadi organisasi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi umat dan daerah,” tegasnya.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Orda Bojonegoro yang baru dilantik. Ia juga mengapresiasi kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan roda organisasi.

Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menaruh harapan besar agar ICMI mampu menjadi mitra strategis dalam merumuskan kebijakan publik yang didasarkan pada data, riset, dan kajian akademik.

“Jangan ojo dumeh. Pemerintah hadir sebagai fasilitator. Mari kita bersinergi, saling sinau bareng, sehingga berbagai regulasi dan kebijakan pemerintah daerah memiliki landasan akademik yang kuat serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Setyo Wahono.

Dengan kepengurusan baru ini, ICMI Orda Bojonegoro diharapkan menjadi wadah berhimpunnya para cendekiawan Muslim yang aktif melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan ICMI diyakini akan memperkuat terwujudnya Bojonegoro yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui kebijakan yang semakin berkualitas, partisipatif, serta berbasis ilmu pengetahuan.(Hf)