Daerah  

Rapat Dinas Kepala Desa, Camat Kedungadem Soroti Keterlambatan Pembayaran PBB dan Efisiensi Anggaran

imamjoss22
IMG 20260702

BOJONEGORO – Pemerintah Kecamatan Kedungadem menggelar Rapat Dinas Kepala Desa di Pendopo Balai Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan puskesmas, Disnakkan, Diknas, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kedungadem, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Camat Kedungadem, Syahlan, menyoroti masih rendahnya capaian pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah desa. Menurutnya, Kecamatan Kedungadem saat ini berada di peringkat keempat terbawah dalam realisasi pembayaran PBB di Kabupaten Bojonegoro.

“Saya minta kepala desa yang capaian PBB-nya masih rendah agar segera mengingatkan warganya untuk melunasi kewajibannya. Sekarang pemerintah daerah benar-benar menerapkan efisiensi, sehingga pemerintah desa juga harus melaksanakan efisiensi di segala bidang,” tegas Syahlan.

Sementara itu, Danramil 0813/Kedungadem, Kapten Suwarto, yang baru sekitar tiga bulan bertugas di Kecamatan Kedungadem, memperkenalkan diri kepada seluruh peserta rapat. Ia juga mengajak pemerintah desa memanfaatkan keberadaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa di bidang teknologi informasi (IT).

“Kalau ada mahasiswa KKN di wilayah Kedungadem, manfaatkan mereka untuk mengajari penggunaan IT yang baik. Jujur saja, mereka lebih memahami teknologi dibanding kita. Sekarang semuanya serba digital, mulai dari pemberitaan hingga administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, menyoroti keberadaan parkir liar di sekitar SMP Negeri 1 Kedungadem yang dinilai membahayakan pengguna jalan karena kondisi ruas jalan yang sempit. Menurutnya, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat.

“Daerah itu rawan kecelakaan lalu lintas. Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah membangun rest area. Selain mengurangi parkir liar, keberadaan rest area juga dapat menggerakkan pelaku UMKM,” jelasnya.

AKP Mat Suiswanto menambahkan, penyebab kecelakaan lalu lintas dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni faktor manusia, kendaraan, serta kondisi jalan dan alam. Namun, faktor manusia masih menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan.

Melalui rapat dinas ini, Pemerintah Kecamatan Kedungadem berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, Forkopimcam, dan pemerintah desa semakin kuat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat realisasi pembayaran PBB, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kedungadem.(Hf)