BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro menargetkan mampu menembus lima besar dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Target tersebut menjadi motivasi bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi demi mengharumkan nama daerah.
Sebanyak 345 atlet dan ofisial kontingen POPDA serta 30 kontingen Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) resmi diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Selasa (27/10/2026).
Pemberangkatan ini menjadi awal perjuangan para atlet pelajar Bojonegoro untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah. Mereka diharapkan mampu menunjukkan hasil latihan, meraih medali, sekaligus membawa pulang prestasi yang membanggakan.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, POPDA menjadi momentum penting bagi para atlet untuk menguji kemampuan, mengukur hasil latihan, serta membuktikan potensi yang dimiliki.
Ia meminta seluruh kontingen memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga semangat juang, dan memberikan penampilan maksimal di setiap pertandingan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan ofisial yang akan membawa nama baik Kabupaten Bojonegoro. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, tunjukkan semangat juang, dan berikan kemampuan terbaik untuk meraih prestasi,” tutur Setyo Wahono.
Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, kekuatan mental, dan sikap selama menghadapi persaingan.
Karena itu, seluruh atlet diminta menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi pertandingan yang ketat.
“Bertandinglah dengan penuh semangat dan tetap junjung tinggi sportivitas. Prestasi bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang perjuangan, kedisiplinan, dan kebanggaan saat membawa nama Bojonegoro,” pesannya.
Dalam POPDA 2026, kontingen Bojonegoro akan mengikuti 28 cabang olahraga. Keikutsertaan di berbagai cabang tersebut diharapkan membuka peluang lebih besar untuk bersaing memperebutkan medali sekaligus menyumbangkan poin bagi daerah.
Target menembus lima besar menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Bojonegoro. Para atlet dituntut menjaga konsistensi penampilan, memaksimalkan hasil latihan, dan mempertahankan kondisi fisik selama kompetisi berlangsung.
Dukungan ofisial dan tim pendamping juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan atlet, baik dari sisi teknis maupun mental. Pemkab Bojonegoro berharap seluruh peserta mampu bertanding dengan penuh percaya diri dan menjadikan POPDA sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan serta menambah pengalaman.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam ajang tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pembinaan olahraga pelajar agar potensi atlet daerah dapat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Bojonegoro juga memberangkatkan 30 kontingen PEPARPEDA yang akan berlaga pada tiga cabang olahraga. Keikutsertaan atlet pelajar paralimpik ini menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan yang setara bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan kemampuan di bidang olahraga.
Para atlet PEPARPEDA diharapkan tampil percaya diri, menjaga semangat kompetisi, serta memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Bojonegoro. Partisipasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan olahraga yang memberikan ruang bagi seluruh atlet untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuan masing-masing.
Bupati Setyo Wahono berharap seluruh kontingen, baik POPDA maupun PEPARPEDA, senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, dan menjalani setiap pertandingan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, perjuangan membawa nama daerah membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, dan kerja sama seluruh anggota kontingen. Para atlet diharapkan tetap fokus serta tidak kehilangan semangat dalam menghadapi setiap tantangan.
“Harapan kami, seluruh kontingen dapat bertanding dengan baik, menjaga kesehatan dan kekompakan, serta pulang membawa prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya.
Dengan keikutsertaan dalam 28 cabang olahraga POPDA dan tiga cabang olahraga PEPARPEDA, Bojonegoro menaruh harapan besar terhadap kemampuan atlet-atlet pelajarnya. Target lima besar POPDA 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat untuk berjuang lebih keras dan memberikan hasil terbaik.
Lebih dari sekadar peringkat dan jumlah medali, ajang ini juga menjadi panggung bagi generasi muda Bojonegoro untuk menunjukkan disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah dalam meraih prestasi. (Prokopim)










