Daerah  

Pelantikan BKP Desa se-Kedungadem Jadi Langkah Nyata Jaga Kerukunan Antar Perguruan Silat

imamjoss22
IMG 20260519 WA0427 copy 474x356

BOJONEGORO – Polres Bojonegoro terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan persaudaraan antarperguruan pencak silat. Salah satunya diwujudkan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) tingkat desa se-Kecamatan Kedungadem yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Kedungadem, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K. dan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PKB Sutikno, Anggota DPRD Fraksi PAN Moch. Choirul Anam, Forkopimcam Kedungadem, jajaran Polres Bojonegoro, Ketua BKP Bojonegoro Wahyu Subagdiono, kepala desa se-Kecamatan Kedungadem, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para anggota BKP.

Dalam sambutannya, Ketua BKP Bojonegoro Wahyu Subagdiono menyampaikan bahwa pembentukan BKP tingkat kecamatan di Kedungadem menjadi sejarah baru karena merupakan yang pertama di Indonesia. Ia menegaskan bahwa BKP hadir sebagai wadah pemersatu antarperguruan pencak silat sekaligus mitra Polres Bojonegoro dalam menjaga stabilitas wilayah.

Menurutnya, keberadaan BKP diharapkan mampu mempererat silaturahmi serta menghilangkan potensi konflik antaranggota perguruan silat. Dengan komunikasi yang baik, budaya pencak silat dapat berkembang menjadi kegiatan yang positif dan diterima masyarakat luas.

“BKP Bojonegoro bukan cabang, karena BKP adalah mitra Polres Bojonegoro. Tujuannya membangun silaturahim sehingga tradisi pencak silat bisa diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

Wahyu juga berharap terbentuknya BKP tingkat desa dan kecamatan dapat menciptakan suasana yang harmonis dan guyub rukun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PAN, Moch. Choirul Anam, memberikan apresiasi kepada Polres Bojonegoro atas inisiatif membangun kebersamaan antarorganisasi pencak silat melalui BKP.

Ia menyebut Kabupaten Bojonegoro memiliki banyak perguruan pencak silat dengan latar belakang berbeda, namun tetap mampu menjaga persatuan dan kondusivitas daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami atas nama DPRD Kabupaten Bojonegoro mengapresiasi setinggi-tingginya upaya Polres Bojonegoro untuk terus menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.

Choirul Anam berharap BKP Kedungadem mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun persaudaraan, menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat.(Hf)