BOJONEGORO – Dentuman drum, tiupan terompet, serta gerak langkah yang kompak mewarnai jalanan Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026).
Ribuan warga tumpah di sepanjang rute untuk menyaksikan kemeriahan Lomba Pawai Drumband dalam rangka memperingati sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kecamatan Kedungadem tersebut diikuti 24 grup peserta dari tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga umum se-Kecamatan Kedungadem.
Para peserta tidak hanya menyuguhkan permainan musik, tetapi juga menampilkan berbagai kreativitas, formasi, hingga demonstrasi atraktif yang membuat suasana semakin meriah.
Mengusung tema “Melangkah Maju, Bersatu Dalam Irama, Untuk Indonesia Maju!”, pawai mengambil start dari Pendopo Gandul Roso Ngaglik, kediaman Lamidi, dan berakhir di Balai Desa Tumbrasanom.
Sejak rombongan peserta mulai bergerak dari garis start, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ribuan penonton memadati lokasi start hingga sepanjang jalur yang dilalui peserta. Tepuk tangan dan sorak-sorai warga pun pecah setiap kali grup drumband menampilkan atraksi terbaiknya.
Bagi masyarakat, pawai tersebut bukan sekadar tontonan. Di balik hentakan drum dan barisan yang tertata rapi, terselip semangat kebersamaan, kedisiplinan, kreativitas, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Ketua Panitia Umum Perlombaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kecamatan Kedungadem, Sedana, S.T., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman dan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar, saya ucapkan terima kasih kepada semua panitia dan pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam kegiatan lomba pawai drumband,” ungkapnya.
Sedana berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar dan mengembangkan kreativitas.
“Harapan kami semoga dengan adanya lomba ini bisa meningkatkan semangat belajar dan kreativitas anak-anak dan bapak ibu guru pendamping tetap semangat dalam melatih dan mengajar anak didiknya,” tuturnya.
Ia menjelaskan, tema “Melangkah Maju, Bersatu Dalam Irama, Untuk Indonesia Maju!” memiliki makna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju dengan mengedepankan kekompakan dan kebersamaan.
Menurutnya, semangat tersebut dapat diibaratkan seperti permainan drumband. Setiap personel memiliki peran dan bunyi yang berbeda, namun ketika dimainkan secara kompak akan menghasilkan irama yang harmonis.
“Semangatnya adalah bagaimana kita terus melangkah maju dengan kekompakan dan kebersamaan, seperti irama drumband yang harmonis, demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Pawai Drumband se-Kecamatan Kedungadem, Muhtarom, S.Hi., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar hiburan dalam perayaan HUT Kemerdekaan.
“Kegiatan lomba pawai drumband ini tidak hanya menjadi hiburan dan memeriahkan suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 saja, akan tetapi lebih menekankan pada wadah untuk menyalurkan bakat seni, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme bagi para peserta didik/anggota,” ungkapnya.
Muhtarom menambahkan, seni drumband juga memiliki nilai edukatif. Selain mengasah kemampuan bermusik dan kreativitas, kegiatan tersebut melatih tiga modal dasar dalam pendidikan, yakni kinestetik, auditori, dan visual.
“Seni drumband juga melatih tiga modal dasar dalam pendidikan yaitu Kinestetik, Auditori dan Visual,” pungkasnya.
Semarak Lomba Pawai Drumband Kecamatan Kedungadem akhirnya bukan hanya meninggalkan kemeriahan di sepanjang jalan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar tentang disiplin, kerja sama, kreativitas, sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Kedungadem berharap semangat persatuan dan nasionalisme terus tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus menjadikan seni sebagai sarana positif untuk mengembangkan potensi dan karakter peserta.(Hf)






