SURABAYA – Peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema Think Customer dimanfaatkan jajaran manajemen BRI Region 12 Surabaya untuk turun langsung menyapa, mendengarkan, sekaligus melayani kebutuhan para nasabah, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran manajemen BRI untuk memperkuat kedekatan dengan nasabah sekaligus mendengarkan secara langsung pengalaman, kebutuhan, dan masukan terkait pelayanan perbankan.
HPN 2026 di BRI Region 12 Surabaya turut dihadiri Regional CEO BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra, Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y.S., Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Astera Primanto Bhakti, Direktur Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Agung Yulianta, EVP Institutional Business 1 Group BRI Mochamad Choliq, serta sejumlah pimpinan cabang BRI.
Reza Syahrizal Setiaputra bersama jajaran manajemen dan pimpinan cabang BRI hadir di sejumlah titik layanan untuk menyapa langsung para nasabah yang tengah menikmati berbagai layanan BRI.
Interaksi berlangsung secara hangat. Manajemen BRI berdialog dengan nasabah mengenai pengalaman mereka selama menggunakan layanan perbankan, sekaligus memberikan apresiasi berupa berbagai bingkisan sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan dan loyalitas nasabah.
Regional CEO BRI Region 12 Surabaya, Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan, HPN menjadi momentum penting bagi manajemen untuk melihat secara langsung kebutuhan nasabah sekaligus memperkuat hubungan yang selama ini telah terbangun.
“Bagi kami, Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah, mendengarkan kebutuhan dan masukan, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BRI,” ujar Reza, Jumat (4/9).
Menurut Reza, pertemuan langsung dengan nasabah memberikan masukan penting bagi BRI dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Sapaan, perhatian, serta kesediaan untuk mendengarkan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman perbankan yang semakin baik.
“Bagi BRI, memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah adalah prioritas utama. Sebab, para nasabah telah memberikan kepercayaan kepada BRI untuk mengelola kebutuhan keuangannya, baik melalui tabungan seperti Simpedes, BritAma, BritAma Valas, deposito maupun produk layanan lainnya,” jelasnya.
Dalam momentum HPN 2026, BRI Region 12 Surabaya juga memberikan kado istimewa kepada para nasabah. Tidak hanya menyapa dan berinteraksi secara langsung, jajaran manajemen memberikan aneka gift sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas yang telah diberikan kepada BRI.
Bagi BRI Region 12 Surabaya, peningkatan kualitas pelayanan dan pemberian apresiasi kepada nasabah menjadi bagian penting dalam memperingati HPN 2026. Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun dinilai menjadi bagian tidak terpisahkan dari perjalanan BRI dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Karena itu, Reza menegaskan bahwa kedekatan dengan nasabah tidak hanya dibangun pada momentum HPN, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian seluruh insan BRI dalam memberikan pelayanan.
“Kami berharap setiap nasabah BRI bisa merasakan bahwa mereka bukan sekadar menikmati pelayanan yang prima, tetapi merupakan bagian dari keluarga besar BRI. Kami akan terus berupaya memberikan layanan yang mudah, cepat, aman, dan nyaman,” ungkapnya.
Reza menambahkan, peran BRI dalam mendukung dunia usaha juga telah dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM. BRI tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga pendampingan dan pembinaan usaha agar UMKM dapat berkembang dan naik kelas.
Menurutnya, pendampingan tersebut telah membantu sejumlah pelaku UMKM mengembangkan usahanya, bahkan membuka peluang bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar ekspor.
Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Region 12 Surabaya berkomitmen terus menempatkan nasabah sebagai bagian penting dalam setiap langkah transformasi dan peningkatan kualitas layanan.
“Kehadiran manajemen secara langsung di tengah nasabah menjadi penting. Sebab, membangun hubungan yang kuat dengan nasabah dimulai dari kemauan untuk hadir, mendengar, dan melayani dengan tulus,” pungkas Reza. (Imam)






