Daerah  

Program KOLEGA Bojonegoro Berlanjut di 2026, Sasar 335 Keluarga Berpenghasilan Rendah

imamjoss22
IMG 20260428

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus melanjutkan Program Kolam Lele Keluarga (KOLEGA) sebagai salah satu program unggulan daerah pada tahun 2026. Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah.

Melalui program tersebut, masyarakat diberikan bantuan sarana budidaya ikan lele agar mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta membuka peluang usaha mandiri berbasis rumah tangga.

Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, M. Cholilur Rohman, menjelaskan bahwa pelaksanaan KOLEGA pada tahun 2025 menunjukkan hasil positif dengan menjangkau ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Keberhasilan itu menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan sekaligus memperluas cakupan program di tahun ini.

“Pada tahun 2026, program KOLEGA direncanakan menyasar sebanyak 335 KPM dengan skema bantuan yang diperluas,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan KOLEGA tahun 2026 dibagi dalam dua kategori utama agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dua jenis bantuan tersebut yakni KOLEGA dengan kolam buis beton dan KOLEGA menggunakan kolam terpal bundar.

Model bantuan itu disesuaikan dengan kondisi lahan, kesiapan penerima manfaat, serta potensi budidaya di masing-masing wilayah. Dengan demikian, program diharapkan lebih efektif dan tepat guna.

Saat ini, pelaksanaan KOLEGA masih berada pada tahap verifikasi calon penerima manfaat berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses verifikasi dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan.

Adapun sejumlah kriteria calon penerima manfaat di antaranya terdaftar dalam DTKS desil 1 hingga 5, memiliki lahan yang cukup untuk pembangunan kolam, serta berada pada usia produktif.

Selain itu, calon penerima juga harus memiliki potensi atau ketersediaan air untuk budidaya ikan, mempunyai minat dalam usaha perikanan, serta sanggup melanjutkan budidaya setelah program bantuan selesai.

“Melalui program KOLEGA, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan sarana budidaya, tetapi juga mampu mengembangkan usaha perikanan secara mandiri dan berkelanjutan,” tandasnya.

Program KOLEGA menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, budidaya lele juga dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan akan terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan.(Hf)