BOJONEGORO – Sebanyak 360 karateka dari Lemkari Karate-Do Indonesia Cabang Bojonegoro mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ujian turun kyu di Gedung Olahraga (GOR) SMP Terpadu Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan karateka untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Pelaksanaan ujian berlangsung aman dan lancar. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Timur, Sinshe Andri, pengawas Sinshe Rafi, Ketua Lemkari, serta para penguji dan pelatih.
Ketua FORKI Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Moh. Zaenal Arifin, M.Pd.I., menjelaskan bahwa ujian kenaikan tingkat merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karateka. Melalui ujian tersebut, kemampuan setiap peserta dievaluasi untuk mengetahui perkembangan penguasaan teknik sekaligus memenuhi tahapan menuju tingkat sabuk yang lebih tinggi.
Menurutnya, ujian kenaikan tingkat dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan sekali. Tahapan ini diharapkan dapat mendorong para karateka untuk terus meningkatkan kemampuan teknik, kedisiplinan, serta kualitas latihan sesuai dengan jenjang yang ditempuh.
“Setiap enam bulan sekali, masing-masing karateka wajib mengikuti ujian turun kyu agar bisa naik ke tingkat sabuk yang lebih tinggi,” jelasnya.
Zaenal Arifin menyebutkan, Lemkari Cabang Bojonegoro merupakan salah satu perguruan anggota FORKI Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah anggota yang besar. Saat ini, sebanyak 360 karateka mengikuti ujian kenaikan tingkat tersebut.
Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin perguruan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas pembinaan dan mendorong lahirnya karateka berprestasi di Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, perkembangan olahraga karate di Bojonegoro menunjukkan potensi yang menggembirakan. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan perlu terus dilakukan melalui latihan rutin, ujian kenaikan tingkat, serta keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.
FORKI Kabupaten Bojonegoro juga secara rutin menyelenggarakan sejumlah agenda pertandingan untuk mengasah kemampuan teknik dan mental bertanding para atlet. Beberapa di antaranya adalah Piala Kapolres, Piala Rektor, Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas atlet karate sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Salah satu target yang ingin dicapai FORKI Bojonegoro adalah meningkatkan prestasi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Pada penyelenggaraan sebelumnya, atlet karate Bojonegoro berhasil meraih medali perunggu.
Ke depan, FORKI Bojonegoro berharap capaian tersebut dapat ditingkatkan dengan meraih medali perak maupun emas.
“Kami berharap prestasi karate di Bojonegoro semakin meningkat. Pada Porprov Jawa Timur sebelumnya, kita baru berhasil meraih perunggu. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan sehingga bisa meraih perak atau emas untuk Kabupaten Bojonegoro,” ungkapnya.
Selain berorientasi pada prestasi olahraga, Zaenal Arifin juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui karate. Menurutnya, karate tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menguasai teknik bela diri, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, ketangguhan mental, serta semangat pantang menyerah.
Ia berpesan kepada seluruh karateka agar tetap bersemangat menjalani latihan dan mengikuti setiap tahapan pembinaan. Konsistensi, kesungguhan, serta kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting bagi atlet dalam mengembangkan kemampuan dan mencapai prestasi.
“Pesan saya, tetap semangat dalam berlatih. Karate merupakan olahraga prestasi, sekaligus menjadi sarana membangun karakter bangsa, menumbuhkan jiwa pantang menyerah, dan meningkatkan prestasi olahraga karate di Bojonegoro,” pesannya.
Melalui pelaksanaan ujian kenaikan tingkat dan berbagai agenda kompetisi yang berkelanjutan, FORKI Kabupaten Bojonegoro berharap pembinaan karate semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas. Dengan persiapan yang matang, karate Bojonegoro diharapkan dapat meningkatkan prestasi serta mengharumkan nama daerah dalam berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.








