LAMONGAN – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan ditunjukkan Alumni SMP Negeri 1 Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, angkatan 1985. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial, para alumni menyalurkan bantuan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada warga Dusun Kayen dan Dusun Gampeng, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Senin (19/10/2026) pagi.
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau berkepanjangan. Di tengah kondisi sumber air yang mulai mengering, pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga untuk memenuhi keperluan sehari-hari, terutama memasak, minum, serta menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga.
Melalui kegiatan sosial ini, Alumni SMPN 1 Kedungadem angkatan 1985 berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan. Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga selama musim kemarau.
Ketua Alumni SMP Negeri 1 Kedungadem angkatan 1985, Aziz, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berawal dari keprihatinan para alumni terhadap kondisi warga yang harus berjuang mendapatkan air bersih.
Menurutnya, kepedulian sosial tidak cukup hanya diwujudkan melalui rasa prihatin, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, para alumni berinisiatif menghimpun donasi dan bergotong royong untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kekeringan.
“Aksi sosial ini berawal dari keprihatinan kami melihat saudara-saudara kita kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Melalui donasi dan gotong royong rekan-rekan alumni, kami bergerak cepat untuk turun langsung ke lapangan,” ujar Aziz.
Ia menjelaskan, bantuan sebanyak 12 ribu liter air bersih tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika ketersediaan air di lingkungan tempat tinggal mereka semakin terbatas.
Aziz menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat hubungan sosial antara para alumni dengan masyarakat luas.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan beban warga. Ikatan alumni kami berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi ruang bernostalgia, tetapi juga menjadi wadah yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Baginya, ikatan alumni memiliki potensi besar untuk melakukan berbagai kegiatan positif apabila dibangun atas dasar kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Dengan mengesampingkan perbedaan kesibukan masing-masing, para alumni dapat bersatu untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.
Kehadiran bantuan air bersih tersebut disambut penuh rasa syukur oleh warga Dusun Kayen dan Dusun Gampeng. Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, bantuan itu memiliki arti penting karena dapat mengurangi kesulitan dalam memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga.
Samisri, warga Dusun Gampeng RT 02 RW 01, Desa Talunrejo, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Alumni SMPN 1 Kedungadem angkatan 1985 yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.
Ia mengatakan, kedatangan bantuan air bersih secara langsung ke dusun sangat membantu warga. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan air, bahkan harus memikulnya untuk dibawa pulang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, bantuan air ini datang langsung ke dusun kami, jadi kami tidak perlu lagi berjalan jauh untuk memikul air. Semoga amal kebaikan bapak dan ibu menjadi berkah bagi warga dusun kami,” ungkap Samisri.
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa berharganya bantuan air bersih bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan tersebut juga memberikan kelegaan bagi masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan tenaga dan biaya tambahan untuk mendapatkan air.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dusun Gampeng, Waryanto. Ia menjelaskan bahwa kondisi wilayahnya saat ini mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan memperoleh pasokan air bersih yang memadai.
Menurut Waryanto, bantuan yang disalurkan para alumni sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum. Dengan adanya pasokan air tersebut, warga diharapkan dapat mengurangi beban dalam mencari maupun membeli air bersih untuk kebutuhan keluarga.
“Dengan adanya bantuan ini, warga tidak perlu lagi berjalan jauh atau mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air bersih demi kebutuhan memasak dan minum,” ujarnya.
Mewakili masyarakat Dusun Kayen dan Dusun Gampeng, Waryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh Alumni SMP Negeri 1 Kedungadem angkatan 1985 yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warga Desa Talunrejo.
Ia berharap kepedulian semacam ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat yang menghadapi kesulitan, khususnya akibat kekeringan, memperoleh dukungan dan perhatian dari berbagai pihak.
“Kami mewakili warga Dusun Kayen dan Gampeng mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan air bersih yang telah disalurkan. Terima kasih kepada Alumni 1985 SMP Negeri 1 Kedungadem yang telah mengalirkan bantuan air bersih,” tuturnya.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak dibatasi oleh jarak wilayah maupun latar belakang. Meskipun berasal dari Kabupaten Bojonegoro, para alumni tetap tergerak membantu masyarakat di Kabupaten Lamongan yang membutuhkan pasokan air bersih.
Melalui bantuan sebanyak 12 ribu liter air bersih itu, Alumni SMPN 1 Kedungadem angkatan 1985 tidak hanya menghadirkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menumbuhkan harapan dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah situasi sulit akibat kemarau panjang.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para alumni diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat, organisasi, maupun komunitas lainnya untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan hadir memberikan manfaat nyata bagi sesama.












