Budaya  

Hadiri Haul ke-2 Mbah Mo Sari di Tondomulo, Hj. Mitro’atin Sampaikan Tiga Amalan yang Pahalanya Tak Terputus

masbam990
IMG 20260807 WA0488

BOJONEGORO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mitro’atin, menghadiri Haul ke-2 dan rutinan Jumat Legi Mbah Mo Sari yang digelar masyarakat Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026).

Kehadiran Hj. Mitro’atin dalam kegiatan tersebut menjadi momen tersendiri bagi masyarakat. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, ia menyempatkan hadir setelah mendapat undangan secara mendadak dari Kepala Desa Tondomulo, Yanto.

Hj. Mitro’atin mengungkapkan, dirinya sebenarnya memiliki jadwal kegiatan yang cukup padat. Namun, setelah mendapat pesan melalui WhatsApp dari Kepala Desa Tondomulo yang meminta dirinya untuk hadir dalam acara haul tersebut, ia berupaya menyempatkan waktu untuk datang dan bersilaturahmi bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa menghadiri Haul yang kedua Mbah Mo Sari. Tadi Pak Lurah menghubungi melalui WhatsApp dan meminta saya untuk hadir. Meskipun jadwal saya cukup padat dan undangannya mendadak, alhamdulillah saya bisa hadir bersama masyarakat,” ungkap Hj. Mitro’atin.

Menurutnya, kegiatan haul memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada orang yang telah meninggal dunia, haul juga menjadi pengingat bagi orang yang masih hidup agar senantiasa mempersiapkan bekal amal untuk kehidupan akhirat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan doa-doa yang dipanjatkan diterima oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Mitro’atin tidak hanya menghadiri acara, tetapi juga memberikan tausiyah kepada masyarakat yang hadir. Ia mengajak warga menjadikan momentum Haul ke-2 Mbah Mo Sari sebagai bahan introspeksi diri dan pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan menghadapi kematian.

Hj. Mitro’atin kemudian menyampaikan salah satu hadis Nabi Muhammad SAW yang menerangkan tentang tiga amalan yang pahalanya tetap mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.

Menurutnya, ketika seseorang meninggal dunia, maka kesempatan untuk melakukan amal secara langsung telah berakhir. Namun, terdapat tiga perkara yang pahalanya tetap dapat mengalir, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.

Pertama, sedekah jariyah.

Hj. Mitro’atin menjelaskan bahwa sedekah jariyah merupakan harta, benda, maupun sesuatu yang diberikan untuk kepentingan kebaikan dan manfaatnya dapat dirasakan secara terus-menerus oleh orang lain.

Selama apa yang disedekahkan masih memberikan manfaat, maka orang yang memberikan sedekah tersebut diharapkan tetap mendapatkan aliran pahala.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak memandang besar kecilnya sedekah, tetapi melihat manfaat yang diberikan kepada sesama.

Kedua, ilmu yang bermanfaat.

Ilmu yang diberikan kepada orang lain dan kemudian diamalkan dapat menjadi amal yang pahalanya terus mengalir. Karena itu, Hj. Mitro’atin mengingatkan masyarakat agar ilmu yang dimiliki tidak hanya disimpan untuk diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada orang lain.

Baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan, apabila diajarkan dan terus diamalkan, dapat menjadi bekal amal seseorang meskipun dirinya telah meninggal dunia.

Ketiga, anak saleh yang mendoakan orang tuanya.

Hj. Mitro’atin juga menekankan pentingnya pendidikan dan keteladanan dalam keluarga. Anak yang saleh dan senantiasa mendoakan orang tuanya menjadi salah satu amalan yang dapat memberikan kebaikan bagi orang tua yang telah meninggal dunia.

Karena itu, menurutnya, membangun keluarga yang baik tidak hanya berkaitan dengan kehidupan di dunia, tetapi juga menjadi bagian dari investasi amal untuk kehidupan akhirat.

Hj. Mitro’atin mengajak masyarakat Desa Tondomulo untuk tidak menjadikan haul sekadar sebagai agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut hendaknya menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa kehidupan dunia memiliki batas dan setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT.

“Selagi kita masih diberi umur dan kesempatan, mari kita perbanyak amal kebaikan. Karena ketika kita sudah meninggal, yang kita bawa bukan harta maupun jabatan, tetapi amal perbuatan kita,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mempererat tali silaturahmi, serta saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keberadaan kegiatan keagamaan seperti haul dan rutinan Jumat Legi memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan warga.

Sementara itu, Kepala Desa Tondomulo, Yanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hj. Mitro’atin dan seluruh masyarakat dalam kegiatan Haul ke-2 Mbah Mo Sari.

Yanto berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari tradisi positif masyarakat Desa Tondomulo. Selain sebagai sarana untuk mendoakan para pendahulu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat silaturahmi, kerukunan, dan kebersamaan antarwarga.

“Semoga kegiatan haul ini terus berjalan dan menjadi sarana bagi kita semua untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Yanto.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Partai Golkar Kecamatan Kedungadem, Dewi Puspita Sari atau yang akrab disapa Pipit Sedana, Kepala Desa Tondomulo beserta perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat Desa Tondomulo.

Rangkaian Haul ke-2 dan rutinan Jumat Legi Mbah Mo Sari berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Kehadiran Hj. Mitro’atin sekaligus memberikan tausiyah menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Melalui tausiyahnya, Hj. Mitro’atin mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengenang mereka yang telah meninggal dunia, tetapi juga mengambil pelajaran dari kematian dengan memperbanyak amal, berbagi ilmu yang bermanfaat, serta mendidik generasi penerus agar menjadi anak-anak yang saleh dan senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.(Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *