Polri  

Kapolres Bojonegoro Bangun Kolaborasi dengan Media, Dorong Informasi Akurat dan Kamtibmas Kondusif

masbam990
Warta

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarti, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang erat antara kepolisian dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di tengah pesatnya arus informasi digital, sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menangkal penyebaran hoaks.

Penegasan itu disampaikan AKBP Yenni Diarti saat menghadiri kegiatan Piramida (Ngopi Bersama Awak Media) yang diselenggarakan Polres Bojonegoro di Warung Pinggir Gawan, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan resmi Kapolres kepada para jurnalis dari berbagai organisasi media di Kabupaten Bojonegoro.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, sementara puluhan wartawan dari media cetak, elektronik, televisi, dan media siber hadir untuk berdiskusi serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif.

Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarti yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2005 menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media atas dukungan yang diberikan sejak dirinya mulai bertugas di Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan media merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan rekan-rekan media. Sinergi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Yenni.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menuntut kepolisian untuk terus membuka ruang komunikasi dengan media. Masukan, kritik, maupun informasi dari insan pers dinilai sangat penting dalam memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kapolres juga menyoroti besarnya tantangan penyebaran hoaks di era digital. Karena itu, media memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

“Mari kita bersama-sama menjaga situasi Bojonegoro tetap aman, damai, dan kondusif melalui pemberitaan yang bertanggung jawab. Hoaks sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi masyarakat. Mari kita bangun kepercayaan publik bersama dan mendukung terciptanya Bojonegoro yang aman, nyaman, serta mendukung pembangunan daerah menuju masyarakat yang makmur dan bahagia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyampaikan selamat datang kepada AKBP Yenni Diarti sekaligus memperkenalkan organisasi pers yang hadir, di antaranya PWI, AJI, PJI, IJTI, AMSI, SMSI, dan JMSI.

Sasmito menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan media perlu terus dibangun agar setiap kritik maupun masukan dapat disampaikan secara konstruktif tanpa menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami siap menjadi mitra Polres Bojonegoro dalam menjaga kondusivitas daerah. Kritik dan saran akan lebih baik dikomunikasikan secara langsung sehingga menghasilkan solusi bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sasmito juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik perlu diimbangi dengan edukasi keselamatan berkendara secara masif melalui media.

Menutup kegiatan, AKBP Yenni Diarti menegaskan pentingnya strategi komunikasi publik yang mengikuti perkembangan zaman, khususnya melalui platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Berdasarkan pengalamannya di bidang kehumasan, ia mengajak insan pers memberikan masukan mengenai penyajian konten digital agar pesan-pesan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lebih mudah diterima, terutama oleh kalangan generasi muda.

Kapolres juga mengimbau agar setiap informasi kegiatan kepolisian dikoordinasikan melalui Kasi Humas Polres Bojonegoro sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, cepat, dan memiliki kesamaan narasi tanpa mengurangi independensi masing-masing media.

Kegiatan Piramida ditutup dengan sesi diskusi, ramah tamah, dan foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat kolaborasi antara Polres Bojonegoro dan insan pers dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Bojonegoro.(Hf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *