BOJONEGORO – Setengah abad perjalanan Koperasi Kareb menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan karyawan, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 koperasi tersebut berlangsung meriah melalui pengajian akbar dan gebyar sholawat bersama KH. Mohammad Iqdam atau yang akrab disapa Gus Iqdam, Sabtu (10/10/2026) malam.
Kegiatan yang digelar di halaman Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, itu dihadiri ribuan jemaah. Kehadiran Gus Iqdam bersama Grup Hadroh Pusat menambah semarak acara yang menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Koperasi Kareb selama 50 tahun.
Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid, pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pimpinan Muhammadiyah, jajaran pengurus Koperasi Kareb, manajemen PT Kareb Alam Sejahtera, mitra usaha, karyawan, anggota koperasi, serta masyarakat umum.
Direktur PT Kareb Alam Sejahtera, Sriyadi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Koperasi Kareb yang telah melewati perjalanan selama setengah abad. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan dan mengembangkan usaha hingga saat ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen koperasi.
Ia menegaskan, semangat gotong royong antara pengurus, pengawas, pengelola, anggota, dan karyawan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan usaha koperasi.
“Dengan 50 tahun Koperasi Kareb, setengah abad Koperasi Kareb, semua bercerita, semua bergembira dan semua kerja nyata,” ujar Sriyadi dalam sambutannya.
Menurutnya, usia 50 tahun bukan sekadar penanda perjalanan organisasi, melainkan juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kepercayaan, memperkuat solidaritas, serta memastikan keberadaan koperasi memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Sriyadi menjelaskan, Koperasi Kareb saat ini memiliki tujuh unit usaha yang turut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, jumlah karyawan yang bekerja dalam jaringan usaha tersebut mencapai sekitar 6.500 orang dari Bojonegoro dan daerah sekitarnya.
Keberadaan usaha itu dinilai memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja bagi ribuan warga.
“Alhamdulillah, bisa membantu meringankan beban, membantu mengurangi pengangguran dan kemiskinan di daerah Kabupaten Bojonegoro,” katanya.
Sriyadi menambahkan, kesejahteraan harus menjadi tujuan bersama dan tidak boleh hanya dinikmati kalangan pengurus maupun manajemen. Seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan koperasi harus mendapatkan manfaat dari usaha yang dikembangkan.
“Sejahtera bukan hanya milik pengurus, sejahtera bukan milik pengawas, sejahtera tidak hanya milik manajemen, tapi sejahtera milik kita bersama!” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Sriyadi juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri Koperasi Kareb yang telah merintis usaha tersebut sejak 50 tahun lalu. Ia berharap semangat perjuangan para pendiri dapat diteruskan oleh generasi berikutnya melalui pengelolaan yang baik, kerja nyata, dan komitmen untuk terus mengembangkan usaha.
Dalam sambutannya, Sriyadi turut menyoroti antusiasme masyarakat yang menghadiri pengajian akbar dan gebyar sholawat bersama Gus Iqdam. Ia memperkirakan jumlah jemaah yang berkumpul di lokasi acara mencapai sekitar 18.000 orang. Bahkan, sebagian jemaah disebut telah datang sejak sore hari untuk mendapatkan tempat.
“Gus, ada kurang lebih 18.000 yang kumpul di sini. Jadi ini mulai jam empat sudah duduk di sini,” ungkapnya.
Besarnya jumlah jemaah tersebut turut memeriahkan perayaan HUT ke-50 Koperasi Kareb. Kehadiran Gus Iqdam menjadi daya tarik utama dalam kegiatan yang mempertemukan karyawan, anggota koperasi, mitra usaha, tokoh agama, dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Sriyadi berharap perayaan setengah abad ini semakin memperkuat solidaritas seluruh jajaran koperasi untuk terus meningkatkan kinerja, mengembangkan usaha, dan memperluas manfaat bagi masyarakat Bojonegoro.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-50 Koperasi Kareb. Ia mengapresiasi kontribusi koperasi tersebut dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya melalui penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan selamat HUT Koperasi Kareb yang ke-50,” ujar Nurul Azizah.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin antara Koperasi Kareb dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung pembangunan daerah serta membuka kesempatan kerja bagi warga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih atas sinergi terhadap pembangunan dan juga memberikan lapangan pekerjaan kepada warga masyarakat Bojonegoro,” tuturnya.
Nurul Azizah menjelaskan, Koperasi Kareb memiliki tiga Mitra Produksi Sigaret (MPS), yakni di Jambean, Sukorejo; Kalianyar, Kecamatan Kapas; serta Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Total tenaga kerja di ketiga MPS tersebut mencapai sekitar 6.500 orang. Jumlah tersebut merupakan keseluruhan karyawan pada tiga lokasi produksi, bukan hanya tenaga kerja di MPS Dander.
Menurutnya, kemampuan sebuah usaha dalam menyerap ribuan tenaga kerja membutuhkan perjuangan, kerja keras, serta dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
“Ini tidak gampang, ini susah, tetapi bisa dilakukan karena kerja keras,” katanya.
Ia berharap keberadaan Koperasi Kareb dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Nurul Azizah juga menyinggung proses pengembangan MPS Dander di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Ia mengungkapkan bahwa sebelum 2023, proses perizinan untuk pengembangan cabang produksi tersebut sempat menghadapi kendala.
Saat masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro pada 2023, Nurul Azizah mendorong percepatan proses perizinan agar pengembangan usaha tersebut dapat berjalan. Upaya itu kemudian berlanjut hingga MPS Dander diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, Khofifah Indar Parawansa, pada 30 Januari 2024.
Peresmian tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pengembangan jaringan usaha Koperasi Kareb di Bojonegoro. Kehadiran MPS Dander melengkapi keberadaan unit produksi koperasi yang tersebar di tiga lokasi.
Nurul Azizah mengapresiasi upaya pengelola Koperasi Kareb dalam mempertahankan dan mengembangkan kegiatan usaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat karena berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Selain menyoroti kontribusi ekonomi, Nurul Azizah mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti pengajian akbar dan gebyar sholawat bersama Gus Iqdam. Ia berharap momentum peringatan setengah abad Koperasi Kareb tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga membawa keberkahan bagi perusahaan, karyawan, anggota koperasi, dan masyarakat yang selama ini turut mendukung perjalanan usaha tersebut.
“Semoga dengan berbinar-binar ini menjadikan rezeki dari Koperasi Kareb menjadi lebih berkah, barokah, lebih jaya, lebih sejahtera karyawan-karyawatinya,” tuturnya.
Nurul Azizah kemudian mengajak seluruh jemaah untuk menyimak tausiyah Gus Iqdam sebagai sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual.
Peringatan HUT ke-50 Koperasi Kareb melalui pengajian akbar dan gebyar sholawat tersebut menjadi perpaduan antara rasa syukur, silaturahmi, dan penghargaan terhadap perjalanan usaha yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat Bojonegoro.
Dengan semangat kebersamaan yang telah dibangun selama lima dekade, Koperasi Kareb diharapkan terus berkembang, memperluas manfaat usaha, serta meningkatkan kesejahteraan karyawan dan masyarakat di masa mendatang. (Red)












