BOJONEGORO – Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Merespons kondisi tersebut, Polsek Kedungadem bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Kecamatan Kedungadem turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.
Aksi sosial tersebut berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (21–23/9/2026), dengan menyasar sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kedungadem dan BKP Kedungadem mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 8.000 liter. Hingga Rabu (23/9/2026), total bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai sekitar 25 ribu liter.
Bantuan diprioritaskan ke empat titik yang mengalami kesulitan air bersih, yakni Desa Ngrandu, Desa Kesongo, Desa Sidomulyo, dan Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem.
Sejumlah anggota Polsek Kedungadem bersama anggota BKP Kedungadem diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu proses pendistribusian. Selain memastikan bantuan tepat sasaran, petugas juga mengatur pembagian air agar berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Kapolsek Kedungadem AKP Mat Suiswanto mengatakan, penyaluran air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
“Bantuan air bersih ini kami distribusikan untuk meringankan beban kebutuhan harian warga masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungadem yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan mengakses air bersih akibat sumber mata air yang mengering,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut berawal dari laporan masyarakat di sejumlah desa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami menerima informasi dari masyarakat di beberapa desa yang mengeluhkan kondisi kekurangan air bersih akibat kemarau panjang. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kami langsung bergerak ke lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BKP Kecamatan Kedungadem Hari Agus Sugiharto, S.E., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kekeringan.
“Tujuan utama kami adalah memenuhi kebutuhan dasar atau pokok masyarakat yang terdampak kekeringan,” katanya.
Ia menegaskan, BKP Kedungadem siap terus berkolaborasi membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
“Dalam situasi dan kondisi kekeringan serta kesulitan air bersih ini, insyaallah BKP Kedungadem siap membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya di wilayah Kecamatan Kedungadem. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu mengurangi beban dan meminimalisir masalah krisis air di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Bagi warga penerima bantuan, kedatangan truk tangki air bersih menjadi kabar yang melegakan. Pasalnya, air merupakan kebutuhan utama yang semakin sulit diperoleh seiring berlangsungnya kemarau panjang.
Salah seorang warga penerima bantuan, Lek Mat, warga Dusun Sanggar RT 28, Desa Sidomulyo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah, saya mewakili warga yang mendapat bantuan air bersih mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolsek dan Pak Ketua BKP atas bantuan air bersih ini,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk sinergi Polsek Kedungadem, Polres Bojonegoro, bersama BKP Kecamatan Kedungadem dalam merespons dampak kekeringan. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang.(Hf)









