Mitos Arya Penangsang Mencuat Kembali Setelah Presiden Prabowo Batal Kunjungi Bojonegoro

imamjoss22
Fb img 1750862677087

BOJONEGORO – Presiden Prabowo Subianto batal berkunjung ke Bojonegoro pada Kamis, 26 Juni 2025, memicu spekulasi di kalangan masyarakat. Banyak yang menghubungkan pembatalan ini dengan mitos Arya Penangsang yang melegenda di tanah Jawa. Mitos ini menyebutkan bahwa para pemimpin negara yang mengunjungi Bojonegoro akan mengalami kejadian tidak menyenangkan.

Masyarakat ramai membicarakan isu ini di media sosial, memicu perdebatan antara logika dan kepercayaan turun-temurun. Beberapa orang menyebut kejadian ini bukan sekadar kebetulan, melainkan ada kaitannya dengan mitos Arya Penangsang yang konon katanya tidak suka dikunjungi oleh pejabat tinggi.

Mitos Arya Penangsang berkembang dari kepercayaan bahwa Arya Penangsang, seorang tokoh penting dalam sejarah Jawa, bersumpah akan menang dalam peperangan setelah melewati Bojonegoro. Namun, dia justru kalah melawan Pajang dan tewas dalam pertempuran tersebut. Kekalahan ini menjadi bukti nyata dari mitos yang berkembang di masyarakat, di mana ketidakberhasilan seseorang dalam memasuki Bojonegoro dianggap sebagai pertanda bahwa mereka tidak akan meraih sukses.

Pembatalan kunjungan Presiden Prabowo ke Bojonegoro menuai reaksi beragam dari masyarakat. Peresmian yang semula dijadwalkan secara langsung akhirnya dilakukan secara daring. Banyak yang berspekulasi bahwa pembatalan ini terkait dengan mitos Arya Penangsang, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung kebenaran mitos ini.

Mitos Arya Penangsang telah menjadi bagian integral dari kepercayaan masyarakat di Bojonegoro. Mereka meyakini bahwa siapa pun pemimpin yang tidak menghormati tradisi ini akan menghadapi nasib serupa dengan Arya Penangsang. Dengan demikian, mitos ini tidak hanya membawa pelajaran sejarah, tetapi juga menjelaskan pandangan masyarakat tentang kekuasaan dan kepercayaan.(Red)