BOJONEGORO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bojonegoro, Kamis (13/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, didampingi para Wakil Ketua DPRD. Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran legislatif untuk menyimak secara langsung arah kebijakan, prioritas pembangunan, serta visi pemerintah pusat yang disampaikan Presiden Republik Indonesia.
Rapat berlangsung khidmat dengan dihadiri para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro. Turut hadir Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Kehadiran unsur legislatif dan eksekutif tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyikapi sekaligus menindaklanjuti arah kebijakan pemerintah pusat.
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyimak pidato Presiden yang memuat berbagai isu strategis pembangunan nasional. Di antaranya terkait ketahanan pangan, penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta upaya menjaga stabilitas dan keamanan nasional.
Bagi DPRD Bojonegoro, berbagai arahan tersebut menjadi bahan penting dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Kebijakan daerah diharapkan dapat berjalan selaras dengan prioritas nasional sekaligus tetap menyesuaikan kebutuhan masyarakat Bojonegoro.
Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar menegaskan bahwa pidato kenegaraan Presiden menjadi salah satu pedoman penting bagi DPRD dalam menentukan arah kebijakan daerah.
“Kehadiran Bapak Bupati, rekan-rekan anggota dewan secara lengkap, serta rekan-rekan awak media hari ini adalah bentuk keseriusan kita bersama. Segala arahan dan pesan yang disampaikan Bapak Presiden akan menjadi pedoman kami dalam membahas kebijakan, anggaran, dan program kerja,” tegas Abdullah Umar.
Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah akan terus menjaga keselarasan antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Kami akan memastikan setiap langkah pembangunan di Bojonegoro sejalan, selaras, dan mendukung keberhasilan program pemerintah pusat, dengan tetap mengutamakan kepentingan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat sinergi dengan DPRD dalam menerjemahkan arahan Presiden ke dalam program konkret di daerah.
Menurutnya, pidato kenegaraan menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah dan DPRD sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami melihat ini sebagai momen penting untuk menyamakan langkah. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama DPRD akan bekerja sama memastikan bahwa visi besar Presiden RI dapat terwujud hingga ke tingkat daerah, memberikan manfaat nyata, dan meningkatkan taraf hidup seluruh warga,” ujar Setyo Wahono.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut juga dihadiri awak media yang meliput jalannya kegiatan. Kehadiran media menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi mengenai arah kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara terbuka dan transparan.
Melalui rapat tersebut, DPRD Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pembangunan, membahas anggaran secara cermat, serta memastikan program pemerintah daerah dapat berjalan tepat sasaran.
Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin kuat dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke tingkat daerah, sehingga pembangunan tidak hanya sejalan dengan agenda pemerintah pusat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.(Hf)




