Daerah  

Warga Kedungadem Antre BBM, Dipicu Isu Kenaikan Harga Mulai 1 April 2026

imamjoss22
IMG 20260331 WA0447

BOJONEGORO – Isu rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang disebut-sebut akan mulai berlaku pada 1 April 2026 pukul 00.00 WIB memicu kepanikan di tengah masyarakat. Kabar yang beredar luas tersebut mendorong warga untuk beramai-ramai membeli BBM, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah.

Di Kecamatan Kedungadem, antrean panjang terlihat di SPBU Sidorejo sejak Selasa sore (31/3/2026). Warga mulai berdatangan sekitar pukul 17.00 WIB dan terus memadati area SPBU hingga malam hari. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Sejumlah warga mengaku sengaja membeli BBM lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga. Kekhawatiran akan lonjakan harga membuat masyarakat memilih mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan sebagian ada yang membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

“Daripada besok harganya naik, lebih baik isi sekarang. Antre panjang tidak apa-apa,” ujar salah satu warga yang ikut mengantre.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Kedungadem, namun juga dilaporkan mulai terjadi di sejumlah wilayah lain. Masyarakat cenderung bereaksi cepat terhadap isu yang beredar, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pokok seperti BBM.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kepastian kenaikan harga BBM pada 1 April 2026. Aparat dan pihak terkait diimbau untuk segera memberikan klarifikasi guna meredam keresahan masyarakat.

Sementara itu, pengelola SPBU tetap melayani pembelian BBM seperti biasa, namun mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan sementara.

Situasi di SPBU Sidorejo sendiri terpantau ramai namun masih terkendali, dengan petugas berupaya mengatur arus kendaraan agar antrean tetap berjalan lancar.

Pemerintah diharapkan segera memberikan informasi yang jelas dan akurat agar masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan akibat informasi yang belum tentu kebenarannya.(Hf)