BOJONEGORO – Bulan Ramadhan bukan hanya momen menahan lapar, melainkan waktu terbaik untuk memperkuat “otot” solidaritas di Bojonegoro.
Hal inilah yang ditunjukkan oleh keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Bojonegoro dalam agenda silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Makan D’Jogelo, Jumat (14/03/2026).
Pertemuan ini menjadi oase di tengah kesibukan para pendekar hukum Bojonegoro yang setiap harinya berkutat dengan berkas perkara dan ruang sidang.
Ketua Panitia, Pinto Utomo, menegaskan bahwa agenda ini bukan hanya rutinitas tahunan. Baginya, Ramadhan adalah momentum penting untuk mengisi ulang semangat integritas dan profesionalisme para advokat PERADI Bojonegoro.
“Silaturahmi ini adalah ruang komunikasi. Kami ingin hubungan antar anggota semakin solid, sehingga peran advokat sebagai penegak hukum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Pinto di sela-sela acara.
Di balik suasana santai, diskusi hangat mengenai dinamika hukum terbaru pun mengalir.
Para praktisi hukum di Bojonegoro ini saling berbagi pengalaman, memperkuat komitmen untuk tetap menjadi jembatan keadilan bagi warga yang membutuhkan pendampingan.
Dalam pertemuan tersebut, ditekankan kembali bahwa hukum bukan cuma teks kaku dalam undang-undang, melainkan alat untuk menciptakan ketertiban dan melindungi hak-hak warga.
PERADI Bojonegoro menyadari betul bahwa tanggung jawab moral seorang advokat jauh lebih besar daripada sekedar urusan litigasi.
Melalui edukasi dan advokasi yang jujur, mereka bertekad menghadirkan rasa keadilan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Bojonegoro tanpa pandang bulu.
Acara yang ditutup dengan doa bersama ini sukses mempertegas posisi PERADI Bojonegoro, mereka adalah keluarga yang solid dan siap menjaga tegaknya supremasi hukum di Bumi Angling Dharma. (Hf)






