Regional Championship Raja Erlangga 1 Tahun 2026 Digelar di Kedungadem, Diikuti Ratusan Atlet Muda

imamjoss22
IMG 20260109 WA0353 copy 528x396

BOJONEGORO – Tapak Suci Pimda 022 Bojonegoro bersama SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Bojonegoro, menggelar Regional Championship Raja Erlangga 1 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bojonegoro. Kejuaraan pencak silat tersebut berlangsung di GOR MTs Muhammadiyah Kedungadem, Jumat hingga Minggu (9–11 Januari 2026).

Ajang ini diikuti sekitar 490 atlet usia anak-anak dan remaja dari berbagai perguruan serta sekolah jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bojonegoro. Kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan prestasi atlet muda sekaligus wadah mempererat persaudaraan antar-pesilat.

Sejumlah tokoh dan unsur organisasi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Kepala SMA Muhammadiyah Kedungadem, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kedungadem, unsur Forkopimcam, Ketua BKP beserta anggota, Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kedungadem, Pemuda Muhammadiyah, Hizbul Wathan, Kepala MTs Muhammadiyah 2, Kepala MI Muhammadiyah 1, para ulama, tokoh masyarakat, atlet pencak silat, serta tamu undangan lainnya.

Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Pimpinan Anak Cabang Muhammadiyah Kedungadem, Drs. H. Bambang Utomo, M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perbedaan perguruan pencak silat merupakan kekayaan yang harus disatukan dalam semangat persaudaraan.

“Perbedaan bukan terletak pada nama perguruan, tetapi pada ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Melalui kejuaraan ini, mari saling mengenal dan mempererat ukhuwah agar lahir generasi yang kokoh, berakhlak, dan siap menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi nilai disiplin, sportivitas, dan keteladanan. Menurutnya, para atlet muda inilah yang kelak, 20 tahun mendatang, akan memegang amanah dan tanggung jawab besar dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Sementara itu, perwakilan PDM Bojonegoro, Suwandi Pranoto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia menuturkan bahwa ajang ini melibatkan berbagai perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI, seperti Tapak Suci, PSHT, Pagar Nusa, Kera Sakti, Perisai Diri, serta perguruan lainnya.

“Seluruh peserta adalah generasi penerus bangsa. Melalui pencak silat, mari kita tingkatkan kepercayaan diri, ketangkasan, serta membentuk karakter yang bermoral, berakhlak, dan bertakwa kepada Allah. Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk meraih prestasi sekaligus menumbuhkan persaudaraan,” katanya.

Ia menambahkan, persatuan antar-perguruan serta pembinaan karakter sejak dini merupakan kunci utama untuk melahirkan generasi unggul yang mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Melalui Regional Championship Raja Erlangga 1 Tahun 2026 ini, diharapkan pencak silat di Kabupaten Bojonegoro semakin berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual.(Hf)