PKB Bojonegoro Masuki Fase Penentuan, Lima Figur Kuat Muncul dalam Bursa Ketua DPC 2026–2031

imamjoss22
IMG 20260405 WA0048

BOJONEGORO — Peta kekuatan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro mulai mengerucut menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Sejumlah nama potensial mencuat ke permukaan, menandai dimulainya fase krusial dalam penentuan arah kepemimpinan partai untuk lima tahun ke depan.

Tim Penataan Struktur Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur secara resmi telah merampungkan pemetaan terhadap lima figur yang ditetapkan sebagai Calon Sementara Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2026–2031.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan DPW PKB Jawa Timur Nomor: 357/DPW-25/01/II/2026 yang mengacu pada Surat Mandat Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Nomor: 8142/DPP/01/I/2026. Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Muscab yang digelar di Hotel Dewarna, Bojonegoro.

Kelima nama yang masuk dalam bursa calon sementara dinilai mewakili berbagai elemen kekuatan di tubuh partai, baik dari kalangan legislatif maupun kader struktural yang memiliki rekam jejak dan kontribusi nyata bagi PKB di Bojonegoro. Adapun nama-nama tersebut adalah:

1.Fauzan Fu’adi, S.I.Kom., M.Med.Kom.

2.Abdulloh Umar, S.Pd

3.Imam Sholikin

4.Mustakim

5.Hj. Alviatul Muniroh, S.H., M.H.I.

Penetapan kelima figur ini disebut sebagai hasil kerja objektif Tim Penataan Struktur yang mempertimbangkan berbagai aspek strategis. Tidak hanya tingkat popularitas, namun juga loyalitas, kapasitas kepemimpinan, serta konsistensi dalam mengawal perjuangan partai di daerah yang dikenal sebagai Bumi Angling Dharma tersebut.

Selanjutnya, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKB, para calon akan melalui tahapan verifikasi dan koordinasi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai ketua definitif.

Siapapun yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk menjaga dan memperkuat dominasi politik PKB di Bojonegoro, sekaligus menjawab tantangan dinamika politik yang terus berkembang di tingkat lokal maupun regional.

Meski diwarnai dinamika yang cukup tinggi, proses transisi kepemimpinan di internal PKB Bojonegoro tetap berlangsung kondusif dengan mengedepankan semangat musyawarah mufakat sebagai fondasi utama dalam pengambilan keputusan.(Hf)