BOJONEGORO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-IV pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut dipusatkan di Aula Pondok Pesantren Hidayatussibyan, Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru.
Konferancab ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan organisasi di tingkat kecamatan. Sebagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa tidak hanya berperan dalam pembinaan pencak silat, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Sebelum puncak acara digelar, rangkaian kegiatan diawali dengan Pra-Konferancab dan ziarah ke makam para muasis Pagar Nusa di wilayah Kepohbaru. Agenda tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pendiri sekaligus penyambung sanad perjuangan organisasi. Ratusan peserta yang hadir tampak memenuhi aula dengan mengenakan seragam khas Pagar Nusa, menciptakan suasana yang tertib dan penuh wibawa.
Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimcam Kepohbaru, MWC NU beserta seluruh badan otonom NU, Dewan Khos Pagar Nusa, serta utusan Pengurus Ranting se-Kecamatan Kepohbaru. Hadir pula Wakil Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur, K. Suminto, yang didampingi pengurus PC Pagar Nusa Bojonegoro.
Ketua PAC Pagar Nusa Kepohbaru masa khidmat sebelumnya, K.H. Khoirul Anam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas dedikasi selama masa kepemimpinannya. Ia berharap estafet kepemimpinan melalui konferensi ini dapat berjalan lebih baik dan membawa kemajuan bagi organisasi ke depan.
Rois Syuriah MWCNU Kepohbaru, Gus Gufron, menekankan pentingnya menjaga sinergi dengan NU sebagai rumah besar Pagar Nusa. Ia mengingatkan agar nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah senantiasa menjadi pedoman dalam berorganisasi dan berperilaku.
Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, K. Bisri Choiron atau yang akrab disapa Mbah Bis, memberikan apresiasi atas pelaksanaan konferensi yang dinilai tertib dan profesional. Ia berharap PAC Kepohbaru dapat menjadi percontohan bagi PAC lain di Kabupaten Bojonegoro dalam hal tata kelola organisasi yang rapi dan akuntabel.
Sementara itu, K. Suminto berpesan agar ketua terpilih nantinya merupakan sosok yang cakap, lurus dalam bersikap, serta memiliki akhlakul karimah. Menurutnya, kepemimpinan di Pagar Nusa tidak hanya membutuhkan kecakapan organisatoris, tetapi juga keteladanan moral.
Ketua Panitia Konferancab, M. Sukron, menyampaikan bahwa kesuksesan acara ini merupakan hasil gotong royong seluruh kader. Ia menegaskan bahwa semangat transformasi kepemimpinan menjadi landasan utama dalam pelaksanaan konferensi, dengan harapan Pagar Nusa dapat dikelola secara profesional tanpa meninggalkan marwah dan tradisi organisasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sidang pleno yang meliputi pembahasan tata tertib, sidang komisi, penyampaian Laporan Pertanggungjawaban, hingga prosesi pemilihan ketua baru untuk masa jabatan mendatang.
Priyanto selaku Kasi Trantib dan Linmas yang juga merangkap Plt. Kasi Kesra menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferancab IV ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan melalui mekanisme demokrasi yang sehat. Menurutnya, Pagar Nusa telah terbukti melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya mahir dalam pencak silat, tetapi juga berakhlak mulia, patuh kepada kiai dan orang tua, serta siap membela NKRI.
Melalui konferensi ini, jajaran Forkopimcam berharap lahir kepemimpinan baru yang lebih solid dan kompak, serta mampu berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melaksanakan program sosial, dan membina generasi muda agar menjauhi narkoba serta memiliki semangat bela negara.(Hf)






