Kejuaraan Regional Championship Raja Erlangga I 2026 Resmi Ditutup, Persaingan Pesilat Muda Berlangsung Ketat

imamjoss22
IMG 20260111 WA0071 copy 1273x955

BOJONEGORO – Kejuaraan Pencak Silat Regional Championship Raja Erlangga I Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu (11/1/2026). Ajang ini merupakan hasil kolaborasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Bojonegoro, SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, serta Perguruan Tapak Suci Raja Erlangga. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, 9–11 Januari 2026, bertempat di GOR MTs Muhammadiyah Kedungadem.

Selama pelaksanaan, kejuaraan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kesuksesan kegiatan tidak terlepas dari peran aktif Polsek Kedungadem, Koramil Kedungadem, BKP Kecamatan Kedungadem, serta dukungan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Persaingan antarpesilat berlangsung sangat ketat di berbagai kategori pertandingan. Setiap laga dinilai secara terbuka dan objektif oleh Dewan Juri hingga babak final, sebelum akhirnya panitia menetapkan para juara umum di masing-masing kategori.

Pada kategori remaja, gelar juara umum diraih oleh Kontingen Kampret Fighter dengan perolehan sembilan medali emas, dua perak, dan empat perunggu. Posisi kedua ditempati Kontingen Ponpes Al Bahrain yang mengoleksi delapan emas, lima perak, dan enam perunggu. Sementara itu, Kontingen TSB Academy berada di peringkat ketiga dengan raihan lima emas, sebelas perak, dan enam perunggu.

Untuk kategori pra remaja, Kontingen Ponpes Al Bahrain tampil sebagai juara umum setelah berhasil mengumpulkan sebelas medali emas, empat perak, dan sembilan perunggu. Kontingen Brotoseno Ngambong menyusul di posisi kedua dengan delapan emas, empat perak, dan empat perunggu. Adapun posisi ketiga diraih Kontingen TSB Academy dengan perolehan tujuh emas, tujuh belas perak, dan dua puluh perunggu.

Sementara pada kategori usia dini, Kontingen TSB Academy keluar sebagai juara umum dengan perolehan tujuh belas medali emas, enam belas perak, dan dua puluh perunggu. Peringkat kedua diraih Kontingen Padepokan Sumur Gemuling Bojonegoro yang meraih empat emas dan satu perunggu. Adapun peringkat ketiga ditempati Kontingen Ponpes Al Bahrain dengan raihan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.

Ketua Panitia Pelaksana, Catur Angka Prasetya, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kejuaraan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perguruan Tapak Suci dan SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, dengan dukungan penuh para pelatih Tapak Suci serta keterlibatan aktif siswa-siswi OSIS SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem sebagai panitia pelaksana.

Lebih lanjut, Catur menyampaikan bahwa kejuaraan ini juga menjadi bagian dari strategi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem. Melalui ajang pencak silat ini, pihak sekolah ingin memperkenalkan SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem kepada masyarakat luas, khususnya pelajar tingkat SD dan SMP. Menurutnya, promosi melalui kegiatan olahraga dinilai sangat efektif karena melibatkan banyak peserta dan orang tua.

Ia berharap, melalui kegiatan positif seperti ini, pencak silat di Kabupaten Bojonegoro dapat terus berkembang sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter serta upaya mengurangi perilaku negatif di kalangan pelajar, seperti tawuran.

Menutup rangkaian kegiatan, Catur berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ia mengingatkan agar para atlet terus menjaga semangat, kekompakan, dan terus berlatih, baik bagi yang meraih kemenangan maupun yang belum berhasil.(HF)