Daerah  

Bupati Bojonegoro Hadiri Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2025

imamjoss22
Img 20250827 wa0051

BOJONEGORO – Selasa (26/8/2025), Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menghadiri Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2025 yang digelar dalam rangka memperingati 26 tahun hadirnya Jawa Pos Radar Bojonegoro sebagai media informasi terpercaya di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Blora.

Dengan mengusung tema “Memantapkan Kolaborasi dan Terus Menginspirasi”, ajang penghargaan ini memberikan apresiasi kepada desa-desa di tiga kabupaten atas capaian, inovasi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembangunan Desa Perdesaan Kemendesa PDT, Drs. Nugrojo Setijo Nagoro, M.Si, Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.Ek, serta perwakilan Kabupaten Blora yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan.

Dalam ajang ini, Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih Penghargaan Kategori Pemberdayaan Masyarakat Desa. Penghargaan diberikan atas komitmen dan konsistensi Pemkab Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dalam menghadirkan program kreatif, inovatif, dan memberdayakan masyarakat, sejalan dengan visi “Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.”

Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro, Bachtiar Febrianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya desa sebagai ujung tombak pembangunan.

“Jika desa kuat, maka daerah dan Indonesia akan kuat, maju, dan berdaulat,” ungkapnya.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah.

“Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Semoga momentum ini mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat, serta menghadirkan kolaborasi dan inspirasi bagi tiga kabupaten. Dunia bergerak cepat, maka kita harus semakin kuat, meningkatkan sinergi, dan membangun bersama,” ujarnya.

Dirjen Pembangunan Desa Perdesaan Kemendesa PDT, Drs. Nugrojo Setijo Nagoro, M.Si, menutup acara dengan apresiasi atas ajang ini.

“Lomba desa tematik seperti ini bisa menjadi model replikasi bagi desa lain. Setiap desa punya keunikan dan keunggulan masing-masing. Yang penting ditiru adalah pola pikirnya. Desa harus mampu menjaga kultur tetap hidup sekaligus terus berinovasi demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Melalui penghargaan ini, Kabupaten Bojonegoro semakin meneguhkan komitmennya untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat desa, membangun kolaborasi antar daerah, serta menjadi inspirasi bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(Prokopim)