Apel Pengamanan Idulfitri 1447 H, Forkopimcam Kedungadem Perkuat Sinergi dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

imamjoss22
IMG 20260320 WA0173 copy 524x393

BOJONEGORO – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedungadem menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026), di halaman Mapolsek Kedungadem. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama momentum Lebaran.

Apel tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Satpol PP, Koramil, Polsek, Banser, serta tokoh masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pengamanan, baik saat malam takbiran maupun pelaksanaan Salat Idulfitri.

Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, dalam arahannya menyampaikan bahwa kondisi wilayah sejauh ini terpantau aman. Ia mengungkapkan bahwa pada Kamis malam (19/3/2026), sebagian masyarakat telah melaksanakan takbiran, bahkan ada yang melaksanakan Salat Idulfitri lebih awal pada Jumat (20/3/2026).

“Alhamdulillah, pelaksanaan takbiran oleh sebagian masyarakat berjalan aman dan tertib. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Meski demikian, sebagian besar masyarakat Kedungadem dijadwalkan melaksanakan Salat Idulfitri pada Sabtu (21/3/2026). Oleh karena itu, seluruh personel diminta tetap siaga dan melakukan pengamanan di titik-titik pelaksanaan salat.

“Besok masih ada pelaksanaan Salat Idulfitri. Kami minta seluruh personel hadir di tengah masyarakat dan memastikan kegiatan berjalan aman serta lancar,” tegasnya.

Terkait takbir keliling, Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan tersebut diperbolehkan selama tetap menjaga ketertiban, tidak berlebihan, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami tidak melarang takbir keliling, namun harus dilaksanakan secara tertib. Gunakan sound system sewajarnya dan tetap menjaga ketertiban umum,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar peserta takbir keliling, khususnya yang mengenakan atribut perguruan silat, dapat mengendalikan diri dan tidak memicu potensi gesekan di lapangan.

“Untuk yang memakai atribut perguruan dalam takbir keliling, mohon untuk dikondisikan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BKP Kedungadem, Hari Agus Sugiarto, SE, menegaskan pentingnya peran seluruh perguruan silat dalam menjaga suasana tetap kondusif. Ia mengimbau agar seluruh anggota perguruan tidak menggunakan atribut perguruan saat mengikuti takbir keliling.

“Kami mengajak seluruh saudara-saudara dari perguruan silat untuk bersama-sama menjaga Kedungadem tetap aman. Sebaiknya tidak menggunakan atribut perguruan saat takbir keliling, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun potensi gesekan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa BKP siap bersinergi dengan aparat keamanan dalam membantu pengamanan di lapangan.

“BKP siap mendukung penuh pengamanan bersama TNI-Polri dan pemerintah kecamatan. Kami juga mengimbau seluruh anggota untuk menjaga sikap, saling menghormati, dan mengutamakan persaudaraan,” tegasnya.

Dari unsur Banser, perwakilan yang hadir juga menyatakan kesiapan untuk turut menjaga keamanan selama rangkaian Idulfitri. Banser menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.

“Banser siap membantu pengamanan bersama unsur lainnya. Kami akan ikut mengawal kegiatan masyarakat agar berjalan tertib dan kondusif,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, petugas gabungan akan mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan selama malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Idulfitri.

Kapolsek Kedungadem juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Jika ada hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada petugas,” pesannya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi bukti komitmen Forkopimcam Kedungadem bersama seluruh elemen, termasuk BKP dan Banser, dalam menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh khidmat, aman, dan nyaman.(Hf)