MALANG – Kontingen FORKI Bojonegoro memberangkatkan 20 atlet karate untuk berlaga dalam ajang bergengsi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, pada Jumat hingga Minggu, 10–12 April 2026.
Dari keikutsertaan tersebut, salah satu atlet muda berbakat asal Bojonegoro berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia adalah Adilia Azka Amrillah, siswi SMP Negeri 1 Bojonegoro, yang sukses meraih medali emas pada nomor kumite +52 kilogram kategori pemula putri.
Prestasi yang diraih Adilia menjadi bukti nyata kualitas atlet muda Bojonegoro dalam cabang olahraga karate. Dengan penampilan yang penuh semangat dan teknik bertanding yang matang, Adilia mampu mengungguli lawan-lawannya hingga berdiri di podium tertinggi.
Adilia sendiri bukanlah nama baru dalam dunia karate pelajar di Bojonegoro. Sebelumnya, ia telah beberapa kali mengukir prestasi dalam berbagai kompetisi, di antaranya pada Kejuaraan Karate Kodim Bojonegoro serta Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Pelajar se-Kabupaten Bojonegoro.
Konsistensi prestasi yang terus ditorehkan menjadikan Adilia sebagai salah satu bibit atlet karate muda potensial yang patut diperhitungkan di masa mendatang.
Usai pertandingan, Adilia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama proses latihan hingga pertandingan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport, terutama orang tua, pelatih, dan pihak sekolah. Berkat doa dan penyemangat dari beliau-beliau, saya bertanding dengan penuh semangat,” ujar Adilia dengan penuh gembira.
Sementara itu, pelatih dan jajaran pengurus FORKI Bojonegoro menyebut bahwa keberhasilan para atlet dalam ajang Kejurprov ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, dan semangat juang tinggi para atlet selama menjalani pembinaan.
Ketua FORKI Bojonegoro, Dr. H. Moh. Zainal Arifin, M.Pd.I, turut menyampaikan rasa bangga atas capaian atlet-atlet muda Bojonegoro yang mampu bersaing di level provinsi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan serius anak-anak serta kerja sama yang sinergis antara pengurus, pelatih, dan orang tua. Alhamdulillah, anak-anak mampu menunjukkan prestasi terbaiknya di tingkat Jawa Timur pada Kejurprov FORKI tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Ia berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Bojonegoro untuk terus berlatih dan berprestasi, sekaligus menjadi langkah awal dalam mencetak atlet karate berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan Adilia Azka Amrillah meraih medali emas pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga Bojonegoro dan diharapkan mampu membawa semangat baru bagi perkembangan olahraga karate di daerah.(Hf)






