Daerah  

Zidan, Bocah Yatim di Bojonegoro yang Berjuang Melawan Luka Dua Tahun Tanpa Henti

imamjoss22
IMG 20260321 WA0062

BOJONEGORO – Di sebuah sudut sederhana RT 003 RW 002 Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, kisah pilu seorang anak kecil mengetuk nurani siapa saja yang mendengarnya. Bocah itu bernama Zidan, yang seharusnya menikmati masa kanak-kanak dengan tawa dan permainan. Namun takdir berkata lain hari-harinya kini diisi dengan rasa sakit, perawatan luka, dan harapan untuk sembuh.

Sejak usia dini, Zidan telah kehilangan sosok kedua orang tuanya. Ia tumbuh sebagai yatim piatu, tanpa ayah dan ibu di sisinya. Kini, satu-satunya tempat bergantung adalah sang nenek, Ibu Sulikhah, yang sudah lanjut usia dan hidup dalam keterbatasan.

Cobaan hidup Zidan semakin berat setelah peristiwa tragis yang terjadi pada tahun 2023. Menjelang bulan suci Ramadhan, saat anak-anak seusianya bersiap menyambut hari kemenangan dengan penuh kegembiraan, Zidan justru mengalami kecelakaan nahas. Sebuah truk menghantam tubuh kecilnya, menyebabkan luka serius pada bagian kaki.

Dua tahun telah berlalu sejak kejadian itu, namun penderitaan Zidan belum berakhir. Luka di kakinya masih belum sembuh sepenuhnya dan harus terus dibalut perban setiap hari. Ia membutuhkan perawatan medis yang rutin dan intensif, sesuatu yang sulit dipenuhi dalam kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas.

Ibu Sulikhah, dengan segala keterbatasan tenaga dan biaya, berjuang merawat cucunya. Untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti kasa steril, obat-obatan, hingga asupan gizi yang layak, ia harus berjuang keras setiap hari. Kondisi ini membuat proses pemulihan Zidan berjalan sangat lambat.

Dengan suara lirih penuh harap, Ibu Sulikhah mengungkapkan keinginannya yang sederhana.

“Entah sampai kapan cucu saya harus menderita seperti ini. Saya hanya ingin melihat Zidan bisa berjalan normal dan bermain lagi seperti anak lainnya,” tuturnya sambil menahan haru.

Kisah Zidan menjadi pengingat bagi kita semua tentang arti kepedulian dan kemanusiaan. Di tengah keterbatasan, mereka tetap bertahan dengan harapan yang tak pernah padam.

Uluran tangan dari para dermawan sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban yang mereka tanggung. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti, tidak hanya untuk pengobatan Zidan, tetapi juga untuk menghadirkan kembali senyum dan masa depan yang lebih baik bagi dirinya.

Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu, bantuan dapat disalurkan langsung ke kediaman Zidan di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo.

Mari bersama hadirkan harapan baru bagi Zidan. Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi semua.(Hf)