BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyalurkan dana insentif kepada ribuan marbot atau penjaga rumah ibadah. Tercatat sebanyak 3.779 marbot telah menerima insentif untuk periode Januari dan Februari 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kenyamanan tempat ibadah.
Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bojonegoro, Dian Rokhmawati Ikhtiyorini, menjelaskan bahwa setiap marbot menerima insentif sebesar Rp150.000 per bulan. Untuk penyaluran kali ini, dana diberikan sekaligus untuk dua bulan pertama tahun 2026.
“Sebanyak 3.779 marbot telah menerima insentif. Masing-masing mendapatkan Rp150.000 per bulan dan disalurkan sekaligus untuk dua bulan pertama,” jelas Dian.
Menurutnya, meskipun nominal yang diberikan tidak terlalu besar, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan penghargaan dari pemerintah daerah atas peran penting para marbot dalam menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan rumah ibadah bagi masyarakat.
Dian menegaskan bahwa keberadaan marbot sangat vital dalam mendukung aktivitas keagamaan. Mereka merupakan sosok yang selalu hadir di balik lancarnya kegiatan ibadah di masjid maupun musala.
“Marbot adalah ujung tombak kenyamanan rumah ibadah. Mereka yang paling awal datang sebelum subuh dan yang paling terakhir mengunci pintu masjid. Insentif ini adalah wujud terima kasih dan perhatian kami atas ketulusan mereka,” ujarnya.
Ia juga berharap penyaluran insentif di awal tahun ini dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional harian para marbot, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka dalam menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen agar proses administrasi dan penyaluran bantuan ini berjalan lancar sehingga para marbot dapat menerima haknya tepat waktu tanpa kendala.
Selain itu, program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya gotong royong serta kepedulian terhadap para penjaga rumah ibadah yang telah mengabdikan waktunya untuk kepentingan sosial dan keagamaan.
Dengan adanya dukungan ini, Pemkab Bojonegoro berharap para marbot dapat terus menjalankan perannya dengan baik, sehingga rumah ibadah tetap terjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertibannya bagi seluruh jamaah.(Hf)






