Daerah  

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Pemkab Bojonegoro Gelar Bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah

imamjoss22
PzIfvdmivrM6EdZC

BOJONEGORO – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro merefleksikan perjalanan pembangunan daerah melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Momentum tersebut diwujudkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan menggelar Bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Pendopo Malowopati serta kawasan Jalan Mas Tumapel, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari refleksi kepemimpinan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah ini disambut antusias warga. Sejak pagi hari, masyarakat mulai memadati lokasi acara untuk memanfaatkan berbagai program yang dihadirkan pemerintah daerah.

Meski cuaca kurang bersahabat dengan langit mendung dan rintik hujan yang sesekali turun, semangat warga tak surut. Stand-stand UMKM lokal ramai dikunjungi, sementara antrean di titik Gerakan Pangan Murah terlihat mengular.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir langsung meninjau lokasi kegiatan menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita kesabaran, kepedulian, dan semangat untuk berbagi. Bazar UMKM ini sengaja kami gelar untuk menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memberi peluang bagi UMKM Bojonegoro agar terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Setyo Wahono.

Menurutnya, sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat melalui dukungan nyata, baik dalam bentuk promosi, akses pasar, maupun fasilitasi kegiatan ekonomi.

Sementara itu, Gerakan Pangan Murah menjadi magnet utama bagi masyarakat. Program ini menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Intervensi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban warga di tengah kenaikan harga bahan pokok saat Ramadhan.

Di bawah payung dan rintik hujan, Suzayanah tetap sabar mengantre demi mendapatkan paket sembako dengan harga miring. Ia mengaku program tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.

Hal senada disampaikan Hidayah, warga Bojonegoro lainnya. Ia merasa kehadiran Gerakan Pangan Murah menjadi solusi nyata bagi masyarakat kecil.

“Alhamdulillah, Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan dapur sehari-hari, apalagi harga sembako naik saat bulan puasa. Semoga kegiatan ini bisa terus diselenggarakan dan dinikmati semua masyarakat Bojonegoro,” tuturnya penuh syukur.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap refleksi satu tahun kepemimpinan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum memperkuat komitmen menghadirkan program yang berpihak pada rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Hf)