BOJONEGORO – Ikatan Hajjah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Bojonegoro menggelar pengajian rutin sebagai ajang Silaturahim dan penguatan keimanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (27/01/2026).
Pengajian ini menghadirkan penceramah Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah dari Pasuruan yang menyampaikan maudloh khasanah kepada ribuan jamaah. Meski diguyur hujan rintik-rintik, antusiasme jamaah tetap tinggi hingga acara berakhir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Bojonegoro, Ketua Ikatan Hajjah Muslimat NU Bojonegoro, Camat Kepohbaru Triguno Sudjono Prio, S.STP., MM, Rois Syuriyah NU Kepohbaru, Ketua Tanfidziyah NU Kepohbaru beserta jajaran badan otonom (Banom), Kapolsek dan Danramil Kepohbaru, para Kepala Desa se-Kecamatan Kepohbaru, serta tamu undangan lainnya.
Guna memastikan keamanan dan ketertiban acara, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh aparat TNI-Polri yang bersinergi dengan sekitar 50 personel Banser.
Dalam sambutannya, Camat Kepohbaru Triguno Sudjono Prio, S.STP., MM menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dengan penuh semangat meskipun cuaca kurang bersahabat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada panjenengan semua yang telah hadir. Walaupun diiringi hujan rintik-rintik, semangat untuk menimba ilmu dari Bu Nyai Hj. Nurul Abidah tetap luar biasa,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan pengajian tersebut membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Kepohbaru.
“Semoga kehadiran panjenengan semua membawa berkah, manfaat, dan nikmat bagi kita bersama, serta menjadikan wilayah Kepohbaru dipenuhi keberkahan Allah SWT. Saat pulang nanti, mohon tidak tergesa-gesa agar selamat sampai rumah,” pesannya.
Dalam maudloh khasanahnya, Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah menekankan pentingnya doa dalam kehidupan seorang muslim. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak meremehkan doa karena doa merupakan senjata dan kekuatan orang mukmin.
“Jangan pernah meninggalkan doa, karena Allah SWT telah berjanji ‘ud‘uni astajib lakum’, berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan. Terutama jangan lupa mendoakan kedua orang tua, karena doa kepada orang tua merupakan sumber keberkahan hidup,” tuturnya.
Pengajian rutin ini menjadi momentum penting dalam mempererat Silaturahim serta meningkatkan keimanan dan ukhuwah Islamiyah bagi keluarga besar Ikatan Hajjah Muslimat Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Bojonegoro.(Hf)






