BOJONEGORO, WARTAMALOWOPATI.COM — Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 yang diikuti sekitar 400 atlet dari berbagai dojo se-Kabupaten Bojonegoro resmi berakhir pada Minggu sore (14/12/2025). Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung di GOR Utama Kabupaten Bojonegoro dengan suasana kompetitif dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Kejurkab Karate Bojonegoro 2025 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, S.STP., MM. Selama pelaksanaan kejuaraan, para atlet menampilkan kemampuan terbaiknya di bawah pengawasan Dewan Juri Forki Jawa Timur.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Aqilla Navyra Azzawa, peserta dari Dojo Lemkari Kedungadem, yang berhasil meraih Juara 1 Kelas Festival Kata Perorangan Putri SD 4–6. Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi atlet muda berbakat asal Kecamatan Kedungadem.
Navyra, sapaan akrabnya, merupakan siswi kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tondomulo 1, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Sebelumnya, ia juga pernah meraih Juara 2 Kelas Festival Kata pada kejuaraan karate yang digelar di GOR Utama Bojonegoro beberapa bulan lalu.
Pada Kejurkab kali ini, Navyra tampil percaya diri dan konsisten, bersaing ketat dengan atlet-atlet dari berbagai dojo. Ketatnya persaingan antar peserta mencerminkan perkembangan pembinaan olahraga karate yang semakin baik di Kabupaten Bojonegoro.
Ketua Panitia Kejurkab Karate Bojonegoro 2025, Mujib, S.Kom., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah, Kejurkab Karate Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 berjalan dengan aman, lancar, dan sportif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, wasit, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. Ajang ini menjadi evaluasi penting dalam pembinaan atlet karate di Bojonegoro,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Bojonegoro, Drs. Moh. Zainal Arifin, M.Pd., menegaskan bahwa Kejurkab Karate memiliki peran strategis dalam menjaring atlet-atlet berprestasi.
“Kejurkab ini tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sebagai sarana seleksi dan pembinaan atlet karate Bojonegoro. Dari kejuaraan ini, Forki akan memantau atlet-atlet potensial untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya Kejurkab Karate Bojonegoro 2025, diharapkan pembinaan atlet karate di Kabupaten Bojonegoro semakin terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (HF)






