BOJONEGORO – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Menyambut momentum tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro bersinergi dengan Organisasi Olahraga Domino (ORADO) menggelar Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI.
Turnamen tersebut dipusatkan di Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Minggu (27/9/2026). Kemeriahan terasa sejak acara pembukaan yang diawali dengan pertandingan eksibisi domino yang mempertemukan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antara TNI, komunitas domino, dan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga babak final.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Menurutnya, permainan domino juga memiliki nilai positif yang selaras dengan kehidupan dan profesionalisme. Sebagai permainan yang mengandalkan strategi, domino melatih ketelitian, kesabaran, kemampuan membaca situasi, serta ketepatan dalam mengambil keputusan.
“Semangat HUT ke-81 TNI kita rayakan melalui kegiatan yang merakyat dan mampu menyatukan berbagai kalangan. Momentum ini sangat penting untuk semakin mendekatkan TNI dengan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat,” pungkasnya.
Secara nasional, Turnamen Domino Piala Panglima TNI digelar serentak di 101 kabupaten/kota di Indonesia. Kegiatan tersebut disebut mencatat sejarah baru dan memecahkan Rekor MURI dengan total peserta mencapai 10.000 tim.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), hingga masyarakat umum.
Khusus di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 64 tim mengikuti turnamen tersebut dan memadati arena pertandingan di Makodim 0813 Bojonegoro.
Antusiasme peserta sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya olahraga domino di Indonesia. ORADO sendiri telah diterima sebagai anggota baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sehingga domino kini memiliki ruang lebih luas untuk berkembang sebagai olahraga prestasi nasional.









