Hari Koperasi ke-79, Dekopinda Bojonegoro Salurkan 1.000 Paket Sembako

  • Bagikan

BOJONEGORO – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro. Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bojonegoro menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Pendopo Kecamatan Tambakrejo, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua Dekopinda Kabupaten Bojonegoro Sriyadi Purnomo, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Forkopimcam Tambakrejo, para kepala desa, gerakan koperasi, BAZNAS, serta sejumlah pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

Dari 1.000 paket sembako yang disalurkan, sebanyak 50 paket diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Sementara 950 paket lainnya diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tambakrejo.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Camat Tambakrejo juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada dua perwakilan masyarakat rentan penyandang disabilitas di Desa Mulyorejo.

Ketua Dekopinda Kabupaten Bojonegoro Sriyadi Purnomo mengatakan, bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian gerakan koperasi terhadap masyarakat.

Menurutnya, bantuan tersebut dihimpun melalui semangat gotong royong anggota koperasi di Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, BAZNAS, serta para donatur.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi inisiatif Dekopinda dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, semangat koperasi sejatinya memiliki keterkaitan erat dengan nilai kebersamaan, gotong royong, kekeluargaan, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jiwanya koperasi itu adalah jiwa kebersamaan, gotong royong, kekeluargaan, dan memberikan kesejahteraan. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, baik pemerintah maupun penggerak koperasi, untuk terus memberikan kemanfaatan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain memberikan apresiasi, Bupati juga menekankan pentingnya ketepatan data dalam penyaluran bantuan sosial. Pemerintah desa dan perangkat kewilayahan diminta aktif melakukan pendataan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

Pendataan tersebut, kata dia, juga harus mencakup masyarakat rentan, penyandang disabilitas, maupun warga yang membutuhkan perlakuan dan pendampingan khusus.

Menurutnya, data yang akurat menjadi salah satu kunci agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Hari Koperasi ke-79 ini, Pemkab Bojonegoro berharap semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi nilai dasar gerakan koperasi terus diperkuat. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.(Prokopim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *