Daerah  

200 Tukang Becak Lansia di Bojonegoro Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

imamjoss22
YWoIr8uhj6ZUlWu3

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut hangat bantuan becak listrik bagi para pengemudi becak lansia di wilayahnya. Bantuan tersebut merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Serah terima bantuan becak listrik secara resmi digelar di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 pengayuh becak yang menjadi penerima manfaat dari program tersebut.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis kepada lima perwakilan tukang becak. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya penggunaan becak listrik oleh para pengemudi becak lansia di Bojonegoro.

Menariknya, setelah prosesi serah terima, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mencoba langsung becak listrik tersebut. Mereka menaiki becak listrik sebagai bentuk sosialisasi sekaligus memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan tersebut kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Bojonegoro, khususnya para pengemudi becak lansia yang selama ini masih bekerja keras di jalanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN. Ini merupakan bantuan sosial yang luar biasa bagi masyarakat kami,” ujar Setyo Wahono.

Ia menambahkan, kehadiran becak listrik ini diharapkan mampu meringankan beban fisik para pengemudi becak yang sebelumnya harus mengandalkan tenaga untuk mengayuh pedal setiap hari.

“Bapak-bapak yang selama ini harus menguras tenaga dengan mengayuh pedal, kini bisa beralih menggunakan teknologi listrik yang lebih ringan dan efisien,” tambahnya.

Bupati juga berpesan kepada para penerima bantuan agar merawat becak listrik tersebut dengan baik, termasuk memahami cara pengisian daya sesuai dengan petunjuk yang telah disosialisasikan.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pengemudi tetap mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya.

“Ini merupakan bentuk rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Saya mohon agar becak ini dirawat dengan baik, termasuk cara pengisian daya atau charging. Saya juga titip kepada Kapolres agar bapak-bapak ini dibimbing supaya tetap tertib berlalu lintas. Semoga bantuan ini membawa berkah bagi perekonomian keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nuryana, menjelaskan bahwa program bantuan becak listrik ini sepenuhnya bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto dan tidak menggunakan anggaran negara (APBN).

Menurutnya, program tersebut lahir dari kepedulian Presiden terhadap para lansia yang masih harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup.

“Pak Prabowo melihat banyak pengemudi becak yang sudah berusia 60 hingga 70 tahun masih harus bekerja keras setiap hari. Karena itu beliau meminta agar dirancang becak yang mudah dioperasikan tanpa mengeluarkan tenaga besar,” ungkap Nuryana.

Ia menegaskan bahwa becak listrik tersebut merupakan hadiah pribadi dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu meringankan perjuangan para pengemudi becak dalam mencari nafkah.

Lebih lanjut, Nuryana menyebutkan bahwa Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu daerah prioritas dalam program distribusi becak listrik secara nasional.

Hingga Maret 2026, tercatat lebih dari 10.000 unit becak listrik telah didistribusikan di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Ke depan, program tersebut ditargetkan mampu menyalurkan hingga 70.000 unit becak listrik sampai tahun 2027.

“Kami juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk menyediakan titik-titik pengisian daya. Selain untuk membantu transportasi harian para pengemudi becak, program ini juga berpotensi dikolaborasikan sebagai daya tarik wisata lokal di Bojonegoro,” pungkasnya.

Usai acara serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan pawai becak listrik mengelilingi pusat kota Bojonegoro. Sekitar 100 becak listrik ikut serta dalam pawai tersebut.

Rute pawai dimulai dari Pendopo Pemkab Bojonegoro, melintasi Jalan Imam Bonjol, mengelilingi kawasan Alun-Alun Bojonegoro, kemudian melalui Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Pahlawan sebelum kembali menuju Jalan Panglima Tumapel.

Dalam pawai tersebut, Bupati Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD turut menaiki becak listrik bersama para pengemudi. Suasana keakraban dan kebersamaan pun tampak mewarnai kegiatan sore hari di kawasan Alun-Alun Bojonegoro tersebut.(Hf)